Israel Tuding Iran Gunakan Bom Tandan dalam Serangan Terbaru

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 00:00 WIB
Israel Tuding Iran Gunakan Bom Tandan dalam Serangan Terbaru

Tel Aviv Langit malam di Israel kembali menyala, dihiasi jejak proyektil yang terbakar. Rekaman video yang beredar Kamis lalu menangkap momen itu, yang menurut seorang ahli militer, menunjukkan ciri-ciri bom tandan. Polisi Israel sendiri memilih untuk tidak berkomentar soal rekaman tersebut.

Namun begitu, tudingan resmi justru datang dari pihak militer. Lewat juru bicaranya, Letnan Kolonel Nadav Shoshani, Israel secara tegas menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab.

"Mereka menggunakan amunisi tandan," kata Shoshani dalam sebuah konferensi pers, Jumat (6/3/2026).

"Dan mereka telah menggunakannya berkali-kali. Ini adalah kejahatan perang ketika diarahkan ke warga sipil. Kami sedang melacak situasi ini dengan cermat," tambahnya.

Sebenarnya, baik Iran maupun Israel bukanlah bagian dari lebih dari seratus negara yang menandatangani Konvensi Amunisi Tandan 2008. Konvensi itu jelas-jelas melarang segala hal terkait bom tandan, mulai dari penggunaan hingga penyimpanannya.

Di sisi lain, kepolisian Israel sudah lebih dulu menemukan indikasi serius. Sehari sebelum konferensi pers militer, tepatnya Rabu (4/3), para ahli penjinak bom mereka mengaku menemukan bukti fisik amunisi tandan usai serangan rudal dari Iran.

Bahkan, polisi sempat menerbitkan pengumuman layanan publik. Dalam pengumuman itu, seorang teknisi penjinak bom dengan gamblang memaparkan betapa berbahayanya sisa-sisa bom tandan yang tidak meledak bagi warga sipil.

Konflik ini, seperti biasa, penuh dengan saling tuduh. Tapi klaim Israel soal penggunaan senjata yang dikutuk banyak negara ini, jelas menambah dimensi baru yang lebih kelam.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar