Lima Pewaris Legenda Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

- Senin, 08 Juni 2026 | 06:30 WIB
Lima Pewaris Legenda Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dipastikan menjadi panggung bagi lima pemain yang lahir dari darah legenda sepak bola dunia. Mereka tidak hanya datang untuk unjuk kemampuan, tetapi juga untuk melanjutkan warisan para ayah yang pernah bersinar di turnamen paling bergengsi di planet ini.

Erling Haaland menjadi ujung tombak utama timnas Norwegia. Pemain yang kini membela Manchester City itu merupakan putra dari Alf-Inge Haaland, bek sayap kanan yang pernah memperkuat Norwegia di Piala Dunia 1994. Meski sang ayah berposisi sebagai pemain bertahan, Erling justru menjelma menjadi mesin gol paling mematikan di sepak bola modern.

Sementara itu, Marcus Thuram kembali mendapat panggilan memperkuat timnas Prancis setelah sebelumnya merasakan debut di Piala Dunia 2022. Penyerang Inter Milan ini merupakan anak dari Lilian Thuram, bek legendaris Prancis yang mengoleksi 142 caps dan tampil di tiga edisi Piala Dunia, yakni 1998, 2002, dan 2006. Kehadiran Marcus di skuad Les Bleus menjadi bukti bahwa bakat sepak bola dapat mengalir dari generasi ke generasi.

Di sisi lain, Luca Zidane memilih jalan yang berbeda. Putra dari Zinedine Zidane itu akan membela Aljazair di Piala Dunia 2026. Meski lahir di Prancis, Luca memutuskan untuk mengambil kewarganegaraan Aljazair. Berbeda dengan sang ayah yang fenomenal sebagai gelandang serang, Luca berposisi sebagai penjaga gawang.

Justin Kluivert juga akan memulai debut Piala Dunianya setelah dipanggil ke timnas Belanda. Pemain Bournemouth ini merupakan anak dari Patrick Kluivert, striker legendaris Belanda yang mencetak 49 gol dalam 79 pertandingan internasional, termasuk torehannya di Piala Dunia 1998. Nama besar sang ayah tentu menjadi beban tersendiri bagi Justin untuk membuktikan diri di panggung dunia.

Giuliano Simeone menjadi nama terakhir dalam daftar ini. Pemain muda Argentina itu akan tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026 bersama tim juara bertahan. Ia adalah putra dari Diego Simeone, kapten dan gelandang jangkar yang membela Argentina dalam tiga edisi Piala Dunia, yaitu 1994, 1998, dan 2002. Giuliano baru saja mencatatkan debutnya bersama tim nasional Argentina pada laga kualifikasi melawan Peru.

Kelima pemain ini tidak hanya mewarisi darah sepak bola dari ayah mereka, tetapi juga membawa harapan dan tekanan untuk meneruskan prestasi di panggung dunia. Kehadiran mereka di Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa sepak bola adalah warisan yang hidup, mengalir dari generasi ke generasi tanpa henti.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar