Jasa Marga Mulai Rekonstruksi Jalan di Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Jakarta-Tangerang pada 8-16 Juni 2026

- Senin, 08 Juni 2026 | 06:40 WIB
Jasa Marga Mulai Rekonstruksi Jalan di Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Jakarta-Tangerang pada 8-16 Juni 2026

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), memulai pekerjaan rekonstruksi perkerasan di dua ruas tol strategis, yakni Cawang-Tomang-Pluit dan Jakarta-Tangerang, pada periode 8 hingga 16 Juni 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program pemeliharaan berkala untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal, aman, dan nyaman bagi pengguna.

Di ruas Tol Cawang–Tomang–Pluit, rekonstruksi difokuskan pada KM 00 300 hingga KM 10 830 Jalur B Lajur 1 dengan total panjang penanganan mencapai 95 meter. Pekerjaan di segmen ini dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026. Sementara itu, di ruas Tol Jakarta–Tangerang, perbaikan dilakukan di lebih dari sepuluh titik, termasuk KM 24 120, KM 24 040, KM 23 180, KM 23 135, KM 21 820, KM 21 770, KM 21 750, KM 21 695, KM 17 670, KM 17 880, KM 17 980, KM 14 968 hingga KM 15 022, serta area Off Ramp Kembangan. Total panjang penanganan di ruas ini mencapai lebih dari 400 meter.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan aspek keselamatan. Pada sejumlah titik di Tol Jakarta–Tangerang, seperti KM 24 120, KM 24 040, KM 23 180, KM 23 135, KM 17 670, KM 17 880, KM 17 980, dan KM 14 968 hingga KM 15 022, rekonstruksi berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 05.00 WIB keesokan harinya. Namun, untuk titik-titik lain seperti KM 21 820, KM 21 770, KM 21 750, dan KM 21 695, pekerjaan dilaksanakan pada jam non-puncak, yaitu pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Khusus di area Off Ramp Kembangan, kegiatan rekonstruksi dijadwalkan berlangsung lebih singkat, mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Di ruas Cawang–Tomang–Pluit, pekerjaan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dengan penerapan manajemen lalu lintas dan pengamanan area kerja secara ketat. Semua ini dilakukan untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan selama proses perbaikan.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menegaskan bahwa rekonstruksi ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol. “PT JMTM berkomitmen untuk terus menjaga kondisi jalan tol agar tetap aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna jalan. Melalui pekerjaan rekonstruksi yang dilaksanakan secara terencana dan terukur, kami berharap kualitas layanan jalan tol dapat terus terjaga serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).

Selama masa pengerjaan, PT JMTM bersama pengelola jalan tol akan menerapkan manajemen lalu lintas yang telah disiapkan sesuai prosedur. Area kerja akan dilengkapi rambu-rambu pengamanan, perangkat keselamatan, serta petugas yang berjaga di lapangan untuk meminimalkan dampak terhadap perjalanan pengguna. Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi waktu perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan.

PT JMTM menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses rekonstruksi berlangsung. Perusahaan juga mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan seluruh pengguna jalan tol.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar