Azizah Salsha Lanjutkan Proses Hukum Meski Sudah Memaafkan Resbob dan Bigmo

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 00:30 WIB
Azizah Salsha Lanjutkan Proses Hukum Meski Sudah Memaafkan Resbob dan Bigmo

Jakarta - Selebgram Azizah Salsha akhirnya angkat bicara. Hal ini menyusul penetapan YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sebagai tersangka dalam kasus yang melibatkan dirinya.

Lewat kuasa hukumnya, Anandya Dipo Pratama, Azizah disebutkan sudah memahami bahwa Bigmo dan Resbob telah meminta maaf. Bahkan, proses mediasi antara pelapor dan terlapor konon sudah dua kali dilakukan selama tahap penyelidikan.

Namun begitu, keputusan akhirnya mengejutkan. Azizah Salsha, mantan istri Pratama Arhan itu, memutuskan untuk tetap melanjutkan proses hukum terkait dugaan fitnah dari kedua YouTuber tersebut. Padahal, secara pribadi, ia dikabarkan sudah memaafkan mereka.

"Untuk secara memaafkan, Azizah sudah memaafkan Resbob dan Bigmo. Tapi, aturan hukum tetap pengin dijalankan, itu dari klien kami,"

ungkap Anandya kepada awak media di Bareskrim Mabes Polri, Jumat (6/3/2026).

Kenapa Pencabutan Laporan Tak Mungkin?

Lalu, apa alasan di balik sikap tegas Azizah? Anandya menjelaskan, bagi kliennya, sudah tidak ada ruang lagi untuk mencabut laporan. Persoalannya bukan lagi sekadar permintaan maaf. Nama Azizah merasa sudah terlanjur dicap buruk di mata publik akibat siaran langsung yang dilakukan Bigmo dan Resbob.

Dampaknya ternyata lebih dalam dari yang dibayangkan. Perempuan 22 tahun yang juga anak dari Andre Rosiade ini secara pribadi mungkin sudah melepaskan dendam. Tapi, omongan yang dianggap fitnah itu rupanya merembet, menyentuh dan melukai keluarganya.

Zize sapaan akrabnya tak mau tinggal diam. Ia tak membiarkan nama diri dan keluarganya terus dicemarkan. Langkah hukum ini, diakuinya, adalah bentuk pembalasan sekaligus upaya memberikan efek jera.

"Dari pihak Azizah sendiri, ini mungkin sudah mencemarkan nama baik dan ini juga sebagai efek jera dari klien kami," jelas Anandya.

Tak main-main, serangan itu disebutkan berimbas pada kondisi mental Azizah. Tekanan itu yang akhirnya mendorongnya untuk melaporkan kedua YouTuber kakak-beradik itu.

"Ini juga dampaknya sangat buruk bagi keluarga besar Azizah," tegas sang pengacara.

Di akhir pernyataannya, Anandya menyelipkan pesan yang terdengar seperti peringatan. Melalui kasus ini, ia berharap masyarakat, khususnya para kreator konten, bisa lebih bijak menggunakan media sosial. Setiap isu, sebaiknya dicerna dulu matang-matangan sebelum disebarluaskan.

"Jangan sembarang mengeluarkan pernyataan agar lebih baik lagi ke depannya," pesannya singkat namun penuh makna.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar