Kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi, dinilai punya prospek cerah. Hal ini diyakini betul oleh PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX). Apa pasal? Aktivitas pertambangan di sana, terutama untuk emas dan mineral lain, terbilang sangat signifikan. Itu baru satu sisi.
Di sisi lain, wilayah ini juga dipadati oleh perkebunan kelapa, sawit, dan turunannya. Belum lagi geliat pembangunan infrastruktur dan properti yang kian marak. Semua kegiatan itu, tentu saja, membutuhkan dukungan alat berat yang tak hanya andal, tapi juga produktif.
“Pertumbuhan proyek-proyek tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pasar strategis bagi industri alat berat di Indonesia bagian timur,” ujar Direktur Utama KOBX, Andry B Limawan.
Pernyataannya itu disampaikan Kamis lalu, tepatnya pada 5 Maret 2026. Momennya tak lama setelah perusahaan meresmikan cabang barunya yang ke-16, kali ini di Manado, Sulawesi Utara. Acara peresmian itu juga dihadiri oleh Hee Woong Shin, Direktur Utama PT HD Hyundai Infracore Asia.
Bagi Andry, pembukaan cabang Manado ini bukan sekadar tambahan angka. Ini adalah langkah strategis untuk mengokohkan jaringan operasional dan layanan mereka di kawasan timur Indonesia. Lebih dari itu, ia menyebutnya sebagai awal dari komitmen jangka panjang perusahaan.
“Ekspansi ini menegaskan komitmen kami untuk memperkuat pasar alat berat di Indonesia Timur. Kami berharap, dengan dibukanya cabang Manado akan semakin mendekatkan dengan pelanggan serta menghadirkan dukungan yang lebih cepat dan komprehensif di kawasan dengan potensi ekonomi yang terus berkembang,” jelas Andry.
Artikel Terkait
Wall Street Anjlok Diterjang Data Buruk dan Ancaman Perang di Timur Tengah
Pemerintah Siapkan Bansos dan Diskon Transportasi untuk Jaga Daya Beli Jelang Lebaran 2026
Danantara Tunjuk Dua Perusahaan China Kelola Proyek Sampah Jadi Listrik di Bekasi dan Denpasar
IHSG Anjlok 1,62%, Saham Grup Bakrie Terkapar di Akhir Pekan