Program toren air gratis PAM JAYA kembali bergulir. Kali ini, giliran warga Jakarta Utara yang mendapat giliran. Di RPTRA Angke Interaktif, Penjaringan, sebanyak 270 unit toren dibagikan kepada masyarakat, menandai titik ketiga dari rangkaian distribusi yang sudah berjalan sejak awal tahun.
Sebelumnya, program serupa sudah dua kali dilaksanakan. Tahap pertama di Januari lalu, 100 toren diserahkan di kawasan Padamulya, Angke, Jakarta Barat. Lalu, di bulan Februari, distribusi berlanjut ke Kelurahan Kamal, Kalideres, dengan 150 unit toren. Jadi, titik ketiga di Jakarta Utara ini adalah kelanjutan dari komitmen mereka.
Menariknya, distribusi kali ini cukup merata di beberapa wilayah. Muara Karang mendapat jatah terbanyak, 111 toren. Disusul Yos Sudarso (50 unit), Dewa Ruci (43), Sunter (41), dan Kelapa Gading (25). Acaranya tak cuma serah-terima simbolis. Mereka juga blusukan, meninjau langsung rumah warga yang torennya sudah terpasang dan berfungsi.
Menurut Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, langkah ini adalah upaya nyata memperluas akses air bersih. "Target kami sederhana: seluruh warga Jakarta, di manapun, berhak hidup lebih baik," katanya.
Namun begitu, Syahrul mengakui bahwa bantuan toren ini sifatnya solusi sementara. "Ini adalah jalan pintas bagi warga di area yang tekanan airnya masih rendah," jelasnya Rabu (15/4/2026).
Ia menambahkan, "Kami punya program jangka panjang, tentunya. Pembangunan infrastruktur dan sambungan baru gratis untuk yang memenuhi syarat terus digenjot."
Kolaborasi dengan TP PKK DKI Jakarta jadi kunci lain. Sinergi ini dinilai tepat karena PKK punya jangkauan yang kuat, khususnya di tingkat ibu-ibu rumah tangga. "Ibu-ibulah yang paling merasakan dampak kurangnya air. Mereka yang mengatur segala kebutuhan keluarga," ujar Syahrul.
Kerja sama ini sendiri bukan datang tiba-tiba. Ini adalah tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara TP PKK DKI Jakarta dan Daya Wanita PAM JAYA. Sepanjang 2026, target mereka ambisius: membagikan 2.000 toren berkapasitas 300 liter ke seluruh penjuru Jakarta. Sasaran utamanya adalah rumah tangga sederhana, khususnya pelanggan golongan 2A1 dan 2A2 dengan luas bangunan di bawah 70 meter persegi.
Bagi warga yang menerima, bantuan ini sangat berarti. Seperti yang diungkapkan Apsiah, salah satu penerima.
"Harga toren di pasaran kan tidak murah. Alhamdulillah, dapat gratis. Sekarang kami punya cadangan air saat alirannya lancar, jadi untuk masak, cuci, lebih terjamin," tuturnya dengan wajah lega.
Harapannya, kolaborasi semacam ini bisa memberi solusi konkret dan mempercepat pemerataan air bersih di Ibu Kota. Acara penyerahan hari itu pun dihadiri sejumlah tokoh, seperti Ketua TP PKK DKI Jakarta Hani Pramono Anung, serta jajaran PAM JAYA dan TP PKK Jakarta Utara.
Artikel Terkait
Asbanda Dorong BPD Tinggalkan Peran Administratif, Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Polisi Terbitkan SP3 untuk Rismon Sianipar dalam Kasus Ijazah Jokowi
Polisi Tangkap 10 Tersangka Pengeroyokan Brutal terhadap Kepala Desa di Lumajang
IMX 2026 Gelar Pameran Modifikasi di Kawasan Candi Prambanan