IRGC Balas Serangan AS ke Kapal Iran, Rudal Jelajah Hantam Kapal Kargo Panama di Laut Oman

- Selasa, 02 Juni 2026 | 16:45 WIB
IRGC Balas Serangan AS ke Kapal Iran, Rudal Jelajah Hantam Kapal Kargo Panama di Laut Oman

Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah menyerang kapal kargo MSC Sariska sebagai balasan atas serangan militer Amerika Serikat terhadap kapal Iran, Lian Star, di Laut Oman. Pengumuman itu disampaikan pada Selasa, 2 Juni 2026, melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Laut IRGC.

Dalam pernyataan yang dikutip dari media Press TV, IRGC menyebut operasi tersebut merupakan respons langsung terhadap apa yang digambarkan sebagai serangan agresif dan pengkhianatan terhadap kapal Iran. Kapal MSC Sariska yang berbendera Panama dilaporkan dihantam rudal jelajah di dekat perairan Irak dan mengalami ledakan besar akibat serangan tersebut.

"Dalam respons terhadap serangan agresif tentara Amerika Serikat terhadap kapal Iran Lian Star di Laut Oman, Angkatan Laut IRGC melakukan operasi balasan dan menyerang MSC Sariska dengan rudal jelajah," demikian bunyi pernyataan yang disampaikan melalui Sepah News.

IRGC juga memperingatkan bahwa setiap tindakan agresif lebih lanjut oleh militer Amerika Serikat di kawasan akan mendapat respons tegas. Iran menegaskan tidak akan membiarkan pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya tanpa balasan.

Sebelumnya, pada Jumat pekan lalu, sebuah pesawat Amerika Serikat menembakkan rudal AGM-114 Hellfire ke ruang mesin kapal kargo Lian Star di Laut Oman. Serangan itu disebut melumpuhkan kapal yang saat itu beroperasi di perairan internasional. Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat melakukan tindakan terorisme maritim yang didukung negara, dan menegaskan bahwa Lian Star merupakan kapal komersial yang sedang menjalankan aktivitas normal ketika menjadi sasaran.

Sementara itu, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di perairan strategis Laut Oman dan Teluk Persia. Situasi keamanan kawasan terus menjadi sorotan setelah berbagai insiden yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Iran juga menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari serta menyerang infrastruktur sipil dan militer negara tersebut. Menurut pernyataan Iran, gencatan senjata yang dimediasi Pakistan telah berlaku sejak awal April, namun Washington disebut masih memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Di sisi lain, Angkatan Laut IRGC menegaskan pihaknya tetap mengendalikan keamanan di Selat Hormuz. Iran memperingatkan bahwa setiap campur tangan militer asing di kawasan itu akan mendapat respons balasan secara langsung dan cepat.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar