3. Inflasi Indonesia Oktober 2025 Meningkat
Dari sisi domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan tingkat inflasi. Inflasi Oktober 2025 tercatat sebesar 0,28 persen secara bulanan, naik dari posisi September 2025 sebesar 0,21 persen. Secara tahunan, inflasi mencapai 2,86 persen.
Kelompok pengeluaran yang menjadi penyumbang inflasi terbesar adalah:
- Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya (inflasi 3,05 persen), didorong terutama oleh kenaikan harga emas perhiasan.
- Makanan, Minuman, dan Tembakau (inflasi 0,28 persen), dengan komoditas penyumbang utama seperti cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras.
Prediksi Nilai Tukar Rupiah Selanjutnya
Berdasarkan analisis terhadap berbagai faktor tersebut, Ibrahim Assuaibi memprediksi bahwa Rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan berikutnya. Mata uang nasional berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.700 hingga Rp16.750 per dolar AS.
Pasar juga menunggu pengumuman data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2025 dari BPS, yang diproyeksikan oleh konsensus ekonom tumbuh sebesar 5 persen secara tahunan.
Artikel Terkait
IHSG Tembus 8.000, Optimisme Investor Melonjak
IHSG Melonjak 200 Poin, Sentimen MSCI Picu Rebound Spektakuler
Impack Pratama Bidik Rp5,1 Triliun di 2026, Laba Ditargetkan Tembus Rp700 Miliar
IHSG Tembus 8.000, Optimisme Investor Kembali Berkobar