WD Aniaya Kekasih Sampai Alat Kelamin Nyaris Putus, Akui Puas
Seorang pria di Bandar Lampung menjadi korban penganiayaan sadis oleh kekasihnya sendiri. Pelaku, berinisial WD (28), nekat menganiaya kekasihnya hingga alat kelamin korban nyaris putus.
Pelaku Akui Puas Meski Menyesal
Saat konferensi pers di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (22/10), WD mengaku merasa puas atas tindakannya terhadap korban KS (32). "Sedikit menyesal, tapi ada puasnya juga," ujar WD.
Motif Penganiayaan Karena Selingkuh
WD mengungkapkan alasan di balik aksi penganiayaan ini. Selama menjalani hubungan, ia kerap disakiti hati karena korban berselingkuh.
"Selama sama dia banyak sakit hatinya, banyak tersiksa batinnya. Sudah ada saya tapi masih main sana sini, selalu dibohongin, selalu diselingkuhi," keluhnya.
Aksi Penganiayaan Sudah Direncanakan
Aksi keji ini ternyata sudah direncanakan. WD membeli pisau cater sehari sebelum bertemu korban. "Spontan aja pengen nganuin itunya, biar nggak bisa berhubungan sama yang lain," ungkapnya.
Kronologi Penganiayaan di Bandar Lampung
Peristiwa ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Lapangan Baruna, Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Minggu (19/10) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kapolsek Panjang, Kompol Martono, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, pelaku menghubungi korban untuk bertemu di Lapangan Baruna. Sebelum pertemuan, pelaku sudah menyiapkan pisau cater.
Setelah bertemu, keduanya melakukan hubungan intim. Saat itulah WD mengambil pisau cater dan langsung menganiaya korban.
"Pelaku langsung mengambil cater dan memotong kemaluan korban. Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada bagian kemaluan hingga nyaris putus," jelas Martono.
Korban dan Pelaku
Korban berinisial KS (32) adalah warga Panjang Utara, Panjang. Sementara pelaku WD (28) berasal dari Bumi Waras, Bandar Lampung.
Kasus penganiayaan ini menjadi peringatan tentang bahaya penyelesaian masalah hubungan dengan kekerasan. Tindakan WD tentu tidak bisa dibenarkan, meski alasan di baliknya adalah rasa sakit hati karena perselingkuhan.
Artikel Terkait
Qatar Curi Satu Poin Lewat Gol Injury Time, Imbangkan Swiss 1-1 di Laga Perdana Grup B Piala Dunia 2026
Kejagung Pastikan 21.801 Motor Listrik BGN Tetap Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis Meski Disidik Korupsi
Ana/Trias Bangkit dari Keterpurukan, Lolos ke Final Australian Open 2026
STIEM Bongaya Makassar Juarai NCFS 2026 Usai Taklukkan STIE Indonesia Jakarta 3-2