Delegasi AS Serbu Jakarta, Incar Pasar Agribisnis Indonesia

- Selasa, 03 Februari 2026 | 17:50 WIB
Delegasi AS Serbu Jakarta, Incar Pasar Agribisnis Indonesia

Jakarta bakal jadi tujuan utama rombongan dagang Amerika Serikat awal Februari nanti. Departemen Pertanian AS (USDA) memastikan akan membawa puluhan perusahaan agribisnis ke ibu kota dalam sebuah misi khusus. Tujuannya jelas: membuka pasar lebih lebar dan mendongkrak ekspor produk pertanian mereka ke Indonesia.

Misi ini tak main-main. Dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertanian untuk Urusan Perdagangan, Luke J Lindberg, rencananya mereka akan berkunjung pada 2-6 Februari 2026. Yang menarik, delegasinya cukup besar, melibatkan 41 perusahaan, plus organisasi perdagangan dan perwakilan dari tiga departemen pertanian tingkat negara bagian. Mereka semua punya agenda yang sama: memanfaatkan peluang dari Perjanjian Perdagangan Timbal Balik yang baru saja disepakati kedua negara.

Bagi Lindberg, ini lebih dari sekadar kunjungan biasa.

“Misi ini kesempatan emas untuk mengubah peluang dari perjanjian dagang bersejarah itu menjadi penjualan nyata bagi petani, peternak, dan produsen Amerika,” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa lalu.

“Intinya, kami mempertemukan eksportir Amerika langsung dengan calon pembeli di salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Permintaan akan produk-produk AS yang berkualitas terus naik di sini. Ini bisa menggerakkan ekonomi pedesaan kami, sekaligus menjaga daya saing pertanian Amerika di kancah global,” tambah Lindberg menjelaskan.

Alasannya kuat. Indonesia, dengan populasi terbesar keempat di dunia dan kelas menengah yang makin membesar, memang pasar yang menggiurkan. Negeri ini sudah jadi tujuan utama untuk produk seperti susu, daging sapi halal, sampai kedelai dan gandum. Perjanjian dagang terbaru itu diklaim bakal membuka keran lebih deras lagi, dengan menghapus tarif untuk hampir semua produk pertanian AS dan mencoba meruntuhkan hambatan non-tarif yang selama ini ada.

Nantinya, selama di Jakarta, staf USDA dan para ahli akan menggelar serangkaian acara. Mulai dari pengarahan pasar, kunjungan lapangan, hingga yang paling krusial: pertemuan bisnis langsung antara perusahaan AS dengan pembeli potensial. Tak cuma dari Indonesia, pembeli dari Malaysia dan Timor-Leste juga diundang.

Jadi, minggu pertama Februari nanti, Jakarta dipastikan akan ramai oleh pembicaraan bisnis yang bisa menentukan arah perdagangan pertanian kedua negara ke depannya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar