Kakorlantas Akui Hampir Tidak Pernah Tidur Selama Dua Tahun Pimpin Operasi Ketupat

- Kamis, 07 Mei 2026 | 19:50 WIB
Kakorlantas Akui Hampir Tidak Pernah Tidur Selama Dua Tahun Pimpin Operasi Ketupat

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa dirinya hampir tidak pernah tidur selama dua tahun berturut-turut memimpin Operasi Ketupat. Pengakuan ini disampaikan dalam acara silaturahmi bersama media di GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Kamis (7/5/2026).

"Beliau (media) baru tahu, kalau Kakorlantas selama operasi itu tidak pernah tidur," ujar Irjen Agus di hadapan para wartawan.

Menurut jenderal bintang dua tersebut, menjalankan tugas negara merupakan sebuah kehormatan yang tidak perlu dipermasalahkan meskipun harus mengorbankan waktu libur dan istirahat. Ia menegaskan bahwa tidak ada hari libur atau istirahat karena tugas adalah kehormatan yang harus diamankan demi kepentingan negara.

Sementara itu, Irjen Agus juga menceritakan momen saat menerima apresiasi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilan Operasi Ketupat 2025. Dalam pertemuan tersebut, ia justru menjanjikan peningkatan kinerja untuk Operasi Ketupat 2026.

"Saya ditanya sama Pak Kapolri, 'Pak Kakor, tahun 2025 itu berhasil dengan baik, bisa nggak dipertahankan?' 'Mohon izin Pak Kapolri, saya tidak bisa mempertahankan, yang saya bisa adalah meningkatkan'," tuturnya menirukan percakapan dengan orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026, lanjut Irjen Agus, tidak terlepas dari koordinasi lintas sektor yang berjalan optimal. Sinergi antara kepolisian, pemangku kepentingan, hingga media dinilai menjadi faktor kunci dalam mengendalikan arus mudik yang tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah.

"Jadi, Alhamdulillah, di Operasi Ketupat 2026 ini juga kita bisa menurunkan angka fatalitas korban meninggal dunia 31,39 persen. Ini angka yang luar biasa. Termasuk juga bisa menurunkan angka peristiwa kecelakaan sebesar 5,31 persen. Ini bagian daripada indikator-indikator," paparnya memaparkan capaian positif selama operasi berlangsung.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar