Proporsionalitas keterwakilan perempuan di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengalami peningkatan signifikan. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam sebuah forum diskusi yang mengangkat tema pemberdayaan perempuan.
Berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2025, rasio jenis kelamin di Jakarta mencapai angka sempurna, yaitu 100. Angka tersebut menandakan bahwa jumlah penduduk laki-laki dan perempuan berada dalam keseimbangan yang ideal. Pencapaian ini, menurut Pramono, akan menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang berperspektif gender.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono dalam acara dialog bertajuk “Perempuan Berdaya Bebas Berkarya”. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sengaja mengangkat isu pemberdayaan perempuan agar mereka dapat berkarya di seluruh lini sektor, baik di ranah swasta maupun pemerintahan. Dialog ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Acara tersebut menjadi wadah inspiratif bagi perempuan Jakarta untuk terus mengembangkan potensi. Sejumlah tokoh perempuan inspiratif turut hadir, di antaranya perancang busana Anne Avantie, entertainer dan sosiopreneur Cinta Laura Kiehl, serta Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV Rivana Pratiwi. Kehadiran mereka diharapkan mampu memotivasi lebih banyak perempuan untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan.
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Buka Akses Rekrutmen via Aplikasi MyPertamina
HBKB Diterapkan di HR Rasuna Said untuk HUT Jakarta, Dishub Sediakan 3.687 Slot Parkir dan Enam Jalur Alternatif
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Santriwati, Terancam 15 Tahun Penjara
PKB Kecam Pemerkosaan oleh Pimpinan Ponpes di Pati, Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku