Proporsionalitas keterwakilan perempuan di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengalami peningkatan signifikan. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam sebuah forum diskusi yang mengangkat tema pemberdayaan perempuan.
Berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2025, rasio jenis kelamin di Jakarta mencapai angka sempurna, yaitu 100. Angka tersebut menandakan bahwa jumlah penduduk laki-laki dan perempuan berada dalam keseimbangan yang ideal. Pencapaian ini, menurut Pramono, akan menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang berperspektif gender.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono dalam acara dialog bertajuk “Perempuan Berdaya Bebas Berkarya”. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sengaja mengangkat isu pemberdayaan perempuan agar mereka dapat berkarya di seluruh lini sektor, baik di ranah swasta maupun pemerintahan. Dialog ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Acara tersebut menjadi wadah inspiratif bagi perempuan Jakarta untuk terus mengembangkan potensi. Sejumlah tokoh perempuan inspiratif turut hadir, di antaranya perancang busana Anne Avantie, entertainer dan sosiopreneur Cinta Laura Kiehl, serta Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV Rivana Pratiwi. Kehadiran mereka diharapkan mampu memotivasi lebih banyak perempuan untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan.
Artikel Terkait
Menkeu Targetkan Alokasi Dana ke Daerah Naik Rp90 Triliun pada 2027
Pria Lansia di Bogor Ditemukan Tewas Gantung Diri di TPU, Diduga Stres Ditinggal Istri
DPR dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia
Hujan Deras Rendam Puluhan Titik di Surabaya, BPBD Jatim Kerahkan Penyedotan