Proyek Waste to Energy Danantara: Tender 7 Kota Dimulai 6 November 2025
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia akan memulai proses tender waste to energy atau pengolahan sampah menjadi listrik di tujuh kota pada 6 November 2025. Langkah ini merupakan percepatan implementasi proyek energi terbarukan berbasis sampah di Indonesia.
Dasar Hukum dan Koordinasi Pemerintah
Proyek ini berjalan cepat setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan pada 14 Oktober 2025. Kemenko Bidang Pangan bersama Kementerian Lingkungan Hidup telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah untuk pelaksanaan program PLTSA ini.
Syarat Utama Kota Peserta Program
Menurut Stefanus Ade Hadiwidjaja, Managing Director Investment Danantara, program ini mengutamakan kota-kota dengan volume sampah lebih dari 1.000 ton per hari. Pemerintah daerah juga wajib menyediakan lahan minimal 5 hektare yang idealnya dekat dengan sumber air, serta memastikan sistem pendukung seperti logistik dan pengumpulan sampah sudah berjalan baik.
Mekanisme Retribusi dan Pendanaan
Mekanisme retribusi dari masyarakat menjadi bagian penting dari pendanaan operasional infrastruktur pengelolaan sampah. Setelah melalui review Kementerian Lingkungan Hidup, kota-kota yang memenuhi syarat akan diserahterimakan ke Danantara untuk eksekusi.
Proses Tender dan Persiapan Teknologi
Dari total 34 kota yang direncanakan untuk proyek PLTSA, tujuh kota telah ditetapkan sebagai batch pertama. Danantara telah menyelesaikan Daftar Penyedia Teknologi (DPT) yang mencakup 24 penyedia dari berbagai negara dengan pengalaman di sektor waste-to-energy. Proses seleksi teknologi ini telah menarik minat investor yang melihat potensi investasi dan dampak sosial yang besar.
Tender akan dimulai sesuai jadwal meskipun tidak semua kota memenuhi seluruh persyaratan secara penuh, dengan fokus pada kesiapan lahan dan ketersediaan sampah yang memadai.
Artikel Terkait
Total Bangun Persada Tebar Dividen Rp375 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perusahaan
MPXL Raih Kontrak Pengangkutan 1 Juta Ton Limbah Abu Batu Bara PLTU Jawa 7
Cikarang Listrindo Bagikan Dividen Tunai Total 68,16 Juta Dolar AS untuk Tahun Buku 2025
Saham Teknologi dan Data Tenaga Kerja Dorong Wall Street ke Rekor Tertinggi, S&P 500 dan Nasdaq Tembus Level Baru