Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memang memilukan. Tapi di tengah situasi sulit itu, ada secercah harapan yang datang dari langkah-langkah nyata. Astra, lewat program sosialnya Nurani Astra, tak tinggal diam. Mereka bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di tiga provinsi tersebut.
Hingga penghujung Desember 2025, angka bantuan yang disalurkan terhitung cukup besar. Lebih dari 35.500 paket berisi sembako dan perlengkapan darurat telah dibagikan oleh Astra bersama perusahaan-perusahaan di bawah naungannya. Tujuannya jelas: memenuhi kebutuhan paling mendasar masyarakat yang hidupnya porak-poranda.
Namun, bantuan tak cuma soal barang. Dukungan operasional di lapangan juga jadi perhatian. Grup Astra mendirikan 19 posko bencana yang punya banyak fungsi. Selain jadi pusat distribusi dan koordinasi, beberapa posko itu juga menyediakan akses internet darurat. Bahkan, tak sedikit yang dijadikan tempat penampungan sementara bagi warga yang terpaksa mengungsi dari desanya.
Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa komitmen mereka berkelanjutan.
"Nurani Astra sejak awal turut mendukung penanganan bencana di wilayah terdampak. Upaya tersebut tidak berhenti pada tahap tanggap darurat. Hingga saat ini, fokus utama kami adalah terus melanjutkan dukungan agar bantuan yang diberikan dapat mendukung dan mempercepat proses penanganan dan pemulihan masyarakat," jelas Djony.
Ia menambahkan, "Bersama seluruh entitas Grup Astra dan bekerja sama dengan berbagai instansi, kami berkomitmen untuk terus bergerak, menyesuaikan dukungan dengan kebutuhan di lapangan. Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga dengan semua upaya dan doa kita bersama, kehidupan saudara-saudara kita dapat segera pulih dan berangsur menjadi lebih baik."
Komitmen itu diwujudkan dengan turun langsung lebih dari 100 karyawan Grup Astra sebagai relawan. Mereka terjun ke lokasi bencana, membantu proses evakuasi, mendata korban, mendistribusikan logistik, dan mendampingi masyarakat.
Gerak Cepat dari Berbagai Lini Bisnis
Dukungan datang dari berbagai sudut perusahaan Grup Astra. United Tractors, misalnya, mengerahkan puluhan unit alat berat tepatnya 40 unit untuk membuka akses jalan yang terputus, membersihkan material longsor, dan mendukung evakuasi.
Di sisi lain, AUTO2000, Astra Daihatsu, dan Astra Isuzu fokus pada dukungan teknis. Mereka mengecek kendaraan warga, menyediakan ambulans untuk rumah sakit dan puskesmas, serta memperbaiki puluhan unit ambulans lainnya. Kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI membuat bantuan teknis ini menjangkau 15 titik daerah bencana.
Lalu ada Astra Honda Motor yang membuka servis gratis untuk sepeda motor warga terdampak, sekaligus mendistribusikan bantuan darurat. Toyota Astra Motor juga tak kalah, memberikan paket kebutuhan dasar plus bantuan servis kendaraan.
Bantuan serupa mengalir dari banyak entitas lain. Astra Daihatsu Motor, FIFGROUP, Astra Credit Companies, hingga Astra Agro Lestari dan Yayasan Astra, semua berkontribusi. Bentuknya beragam, mulai dari sembako, perlengkapan bayi, air minum, sampai bahan pangan lainnya.
Ke depan, Astra berjanji akan terus memantau perkembangan di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dukungan akan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di lapangan. Sinergi dengan lembaga kemanusiaan dan instansi pemerintah juga akan diperkuat. Tujuannya satu: memastikan bantuan tepat sasaran dan bisa menjangkau lebih banyak lagi orang yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Ketua BEM UGM Tuntut Penghentian Intimidasi terhadap Keluarganya
Duo Tuan Rumah Juarai AFG Cup, Bawa Pulang Rp40 Juta
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Cerah Berawan, Waspada Hujan Ringan Dini Hari
Bocah Bermain Korek Api Picu Kebakaran Rumah Kayu di Makassar