Kopi Bondowoso Tembus Pasar Taiwan, Gubernur Khofifah Soroti Peningkatan Kualitas dan Teknologi
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi melepas ekspor perdana sebanyak 10 ton kopi Arabica Specialty Java Ijen Raung ke Taiwan. Pelepasan ini dilakukan dari Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, menandai babak baru bagi industri kopi spesialtas Jatim di kancah ekspor internasional.
Dalam acara tersebut, Khofifah didampingi oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid dan Direktur Wijaya Coffee, Gianto Wijaya Oe. Gubernur menekankan pentingnya strategi diversifikasi pasar ekspor dan peningkatan kualitas produk lokal agar kopi asal Jawa Timur semakin kompetitif di pasar global.
Diversifikasi Pasar dan Komitmen Kualitas Kopi Spesialtas
Khofifah menjelaskan bahwa ekspor kopi Arabica spesialtas ini membuktikan kualitas luar biasa dari kopi Indonesia, khususnya yang berasal dari Jawa Timur dan Bondowoso. Ia menegaskan bahwa kopi spesialtas harus memenuhi standar kualitas tinggi, yang ternyata mampu diproduksi oleh para pekebun di Bondowoso.
Meski Bondowoso telah lama dikenal sebagai sentra ekspor kopi, kehadiran Arabica Specialty Java Ijen Raung menunjukkan adanya peningkatan dan perbaikan kualitas yang signifikan. Khofifah menyatakan bahwa selain peningkatan kualitas, upaya peningkatan produktivitas juga harus terus didorong. Kombinasi antara kualitas dan produktivitas ini diyakini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para petani kopi.
Artikel Terkait
Palantir Pacu Nasdaq, Emas Melonjak 6% di Tengah Gejolak Pasar
Mendag Tegaskan Tak Ada Moratorium, Ekspor Kelapa Tetap Jalan
Pemerintah Pacu Investasi Rp 2.175 Triliun untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%
Wacana Gentengisasi Prabowo Hangatkan Harapan di Jatiwangi