Analis pasar memprediksi data inflasi terbaru ini akan memberi ruang bagi The Fed untuk memulai pelonggaran moneter. ING melalui analis Francesco Pesole menyatakan bahwa inflasi yang mendekati 3,0% memungkinkan The Fed melakukan pemangkasan suku bunga dalam pertemuan kebijakan pekan depan.
Faktor Pendukung Lain: Pertemuan AS-China
Sentimen pasar juga terdongkrak oleh konfirmasi pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Pertemuan yang akan berlangsung di Korea Selatan dalam rangka KTT APEC ini dinilai dapat meredakan ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.
Kinerja Saham Perusahaan Terkini
Beberapa saham menunjukkan kinerja positif usai melaporkan hasil kuartalan. Saham Intel Corp (INTC) melonjak setelah melampaui ekspektasi kinerja kuartal III, sementara Ford Motor Co (F) menguat berkat permintaan kuat untuk kendaraan SUV dan truk pickup.
Di sisi lain, Target Corp (TGT) mengumumkan rencana restrukturisasi yang akan memangkas sekitar 1.800 posisi karyawan level korporat.
Fokus ke Depan: Laporan Kuartalan dan The Fed
Pasar masih akan menyoroti musim laporan keuangan kuartal III, termasuk hasil kinerja dari raksasa teknologi "Magnificent Seven" seperti Apple (AAPL) dan Microsoft (MSFT) yang dijadwalkan rilis pekan depan. Keputusan suku bunga The Fed dalam pertemuan FOMC juga akan menjadi perhatian utama investor global.
Artikel Terkait
IHSG Tembus 8.000, Optimisme Investor Melonjak
IHSG Melonjak 200 Poin, Sentimen MSCI Picu Rebound Spektakuler
Impack Pratama Bidik Rp5,1 Triliun di 2026, Laba Ditargetkan Tembus Rp700 Miliar
IHSG Tembus 8.000, Optimisme Investor Kembali Berkobar