Yang menarik, perusahaan menegaskan ini tak akan mengganggu kesehatan keuangan mereka. Semua dananya bersumber dari kas internal, jadi dianggap aman-aman saja. Mereka bilang, struktur modal dan arus kas saat ini dalam kondisi solid, cukup untuk menopang operasional sehari-hari plus belanja modal.
Setelah program ini berjalan, jumlah saham treasuri INTP diperkirakan tetap di bawah batas 10 persen dari modal disetor. Asumsinya, mereka akan menarik sekitar 84,5 juta saham dari total saham treasuri yang ada.
Ini bukan kali pertama INTP melakukan hal serupa. Sebelumnya, mereka bahkan menghentikan program buyback lebih cepat dari rencana. Saat itu, mereka berhasil menyerap 66,2 juta saham dengan nilai Rp437,9 miliar. Jumlah itu hanya menghabiskan kurang dari 2 persen dari anggaran buyback sebelumnya yang mencapai Rp2,25 triliun. Cukup hemat, bukan?
Jadi, langkah Rp750 miliar ini seperti upaya lanjutan untuk menstabilkan harga di tengah tekanan pasar yang masih terasa.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 2,34%, Analis Proyeksikan Lanjutan Penguatan ke Level 7.700
RATU Genjot Akuisisi Aset Migas Didukung Respons Positif Pasar Modal
WMPP Gelar Rights Issue untuk Perbaiki Struktur Utang Rp4,04 Triliun
Emas Menguat Lebih dari 2% Didorong Pelemahan Dolar dan Harapan Diplomasi AS-Iran