IHSG Melonjak 2,34%, Analis Proyeksikan Lanjutan Penguatan ke Level 7.700

- Rabu, 15 April 2026 | 09:20 WIB
IHSG Melonjak 2,34%, Analis Proyeksikan Lanjutan Penguatan ke Level 7.700

IHSG kembali catatkan penguatan di penutupan perdagangan Selasa kemarin. Tak tanggung-tanggung, indeks melonjak 2,34 persen ke level 7.675. Suasana pasar terlihat cukup optimis, dengan pembelian yang mendominasi.

Nah, untuk hari ini, Rabu (15/4/2026), proyeksi dari MNC Sekuritas masih positif. Mereka melihat peluang IHSG melanjutkan tren naik. Analisis teknikal mereka menunjukkan, target penguatan minimal sepertinya sudah tercapai.

Tim riset MNC Sekuritas dalam laporannya, MNCS Daily Scope, memberikan penjelasan yang cukup teknis.

"Saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A label hitam atau bagian dari wave B pada label merah. Ini akan membawa IHSG ke rentang 7.700-7.843 sekaligus menguji area resistance-nya,"

Namun begitu, mereka juga mengingatkan untuk tidak terlalu euforia. Masih ada potensi koreksi lanjutan yang mesti diwaspadai. Mereka menyebut peluang pelemahan menuju area 7.587-7.639 masih terbuka.

Secara level, support IHSG ada di 7.488 dan 7.351. Sementara resistance terdekat mengintai di kisaran 7.700 dan 7.861. Lalu, saham apa saja yang mereka rekomendasikan? Ini daftarnya.

BBNI - Spec Buy
Saham bank ini naik 1,63% ke 3.740 dengan volume pembelian yang muncul. Posisinya sedang di wave 4 dari wave (5). Rekomendasi beli di 3.690-3.730, target 3.850 dan 3.950, dengan stoploss di bawah 3.660.

HRTA - Buy on Weakness
HRTA menguat 2,82% ke 2.550, volume pembelian juga ada. Tapi, pergerakannya masih tertahan MA60. Posisinya di wave [iii] dari wave C. Bisa dibeli saat melemah di range 2.480-2.540, target 2.760 dan 2.900. Stoploss di bawah 2.450.

NICL - Buy on Weakness
Kenaikan 3,19% ke 970 ditemani volume beli yang meningkat. Posisi saham ini diperkirakan di wave [c] dari wave A dari wave (B). Rekomendasi beli saat lemah di 910-950, target 1.010 dan 1.060. Stoploss di bawah 880.

TINS - Buy on Weakness
Ini yang paling cuan, melesat 7,05% ke 3.950 dengan dominasi pembelian kuat. Posisinya sedang pada bagian dari wave C dari wave (B). Strateginya, beli di koreksi 3.780-3.910, target 4.110 dan 4.260. Batas stoploss di bawah 3.670.

Semua pergerakan ini tentu perlu dipantau ketat. Pasar saham memang selalu penuh kejutan, bukan?

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar