IHSG Anjlok 1,07%, Sektor Industri Paling Terpukul di Awal Perdagangan

- Kamis, 02 April 2026 | 10:00 WIB
IHSG Anjlok 1,07%, Sektor Industri Paling Terpukul di Awal Perdagangan

Pasar saham Indonesia kembali dibayangi awan kelabu di awal perdagangan Kamis, 2 April 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terperosok ke zona merah, dibuka di level 7.153. Tekanan jual, rupanya, masih belum juga mereda.

Hanya dalam hitungan menit, pelemahan makin dalam. Catatan pada pukul 09.24 WIB menunjukkan IHSG anjlok 1,07 persen ke posisi 7.108. Indeks sempat mencoba merangkak naik ke 7.161, tapi upaya itu gagal. Pergerakannya pun terbatas, hanya berkutat di antara level tertinggi 7.161,80 dan titik terendah 7.131,82. Suasana lesu itu tercermin dari transaksi yang nilainya mencapai Rp1,2 triliun, dengan volume 2,1 miliar saham.

Mayoritas saham tampak kehilangan tenaga. Dari sekian banyak emiten yang diperdagangkan, 295 di antaranya melemah. Yang menguat cuma 227, sementara 436 lainnya diam di tempat tanpa perubahan harga berarti.

Tekanan itu nyaris merata di semua sektor. Sektor perindustrian jadi yang paling terpukul, ambles 1,7 persen. Barang baku, teknologi, dan infrastruktur juga ikut terperosok dengan penurunan masing-masing di atas 1,3 persen. Hanya ada satu titik terang: sektor kesehatan. Di tengah gempuran pelemahan, sektor ini masih bertahan di wilayah positif dengan kenaikan tipis 0,17 persen.

Meski pasar lesu, beberapa saham tetap menunjukkan perlawanan. PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) melesat tinggi, naik 25,58 persen dan memimpin deretan penguat.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar