Di tengah badai, tentu masih ada sedikit titik terang. Beberapa saham justru mencatatkan kenaikan yang cukup fantastis. CISB (PT Indo Premier Investment Management Tbk) melonjak 34,62 persen ke harga 105. OILS (PT Indo Oil Perkasa Tbk) juga naik 14,95 persen ke 246. Tak ketinggalan, SICO (PT Sigma Energy Compressindo Tbk) menguat 13,77 persen ke level 157.
Namun begitu, sorotan lebih banyak tertuju pada saham-saham yang terjun bebas. PPRI (PT Paperocks Indonesia Tbk) dan RONY (PT Arracord Nusantara Group Tbk) sama-sama terpangkas 15 persen, masing-masing ke 187 dan 2.210. SOTS (PT Satria Mega Kencana Tbk) juga tak jauh beda, merosot 14,69 persen ke 1.045. Mereka adalah para penghuni papan atas penggerutu hari ini.
Pasar menunggu napas selanjutnya di sesi kedua. Apakah tekanan jual akan berlanjut, atau justru ada aksi beli di level yang dianggap sudah murah? Semua pertanyaan itu masih menggantung.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah ke Rp16.949, Tertekan Gejolak Minyak dan Ketegangan Timur Tengah
Saham RANC Dikendalikan Grup Djarum Setelah Akuisisi Blibli
Krakatau Steel Genjot Infrastruktur Modular untuk Jawab Kebutuhan Sosial
Rupiah Tembus Rp17.019, Catat Rekor Terendah Baru Lampaui Krisis 1998