Israel Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan ke Depot Minyak di Teheran

- Minggu, 08 Maret 2026 | 13:15 WIB
Israel Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan ke Depot Minyak di Teheran

Kobaran api kembali menerangi langit Teheran. Amerika Serikat dan Israel disebut-sebut melancarkan serangan baru, kali ini menyasar sejumlah depot penyimpanan minyak di ibu kota Iran. Menurut laporan, fasilitas kilang juga menjadi target.

Media Al Jazeera dan AFP melaporkan kejadian ini pada Minggu (8/3/2026). Kebakaran besar dilaporkan terjadi, dengan asap hitam membubung tinggi di kawasan pinggiran utara Teheran. Suasana mencekam langsung menyelimuti wilayah tersebut.

Tak lama setelah kejadian, militer Israel angkat bicara. Mereka mengklaim bertanggung jawab penuh atas serangan itu.

"Kami menargetkan fasilitas minyak yang terafiliasi dengan angkatan bersenjata Iran," begitu kira-kira pernyataan mereka.

Di sisi lain, media pemerintah Iran pun mengonfirmasi insiden tersebut. Serangan ini menarik perhatian karena disebut-sebut sebagai yang pertama kalinya infrastruktur minyak Republik Islam jadi sasaran.

Kantor berita resmi IRNA menulis, "Sebuah depot minyak di selatan Teheran menjadi sasaran Amerika Serikat dan rezim Zionis."

Lokasi depot itu disebutkan berdekatan dengan sebuah kilang minyak utama. Namun begitu, ada kabar lain yang sedikit berbeda. Kantor berita ILNA melaporkan bahwa fasilitas kilang tersebut 'tidak mengalami kerusakan akibat serangan militer'. Agak membingungkan, memang.

Tak cuma satu lokasi. Serangan juga menghantam depot minyak lain di wilayah barat laut Teheran. Seorang jurnalis AFP di tempat kejadian melihat langsung api dan asap tebal membumbung dari lokasi tersebut.

Serangan ini bukanlah yang pertama dalam kurun waktu singkat. Baru pada 28 Februari lalu, AS dan Israel melancarkan serangan dahsyat yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Peristiwa itu langsung memicu ketegangan makin menjadi-jadi di Timur Tengah.

Iran sendiri tak tinggal diam. Mereka membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal ke sejumlah target Israel serta kepentingan Amerika Serikat di berbagai penjuru kawasan. Aksi saling serang seperti ini membuat situasi semakin runyam dan sulit diprediksi.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar