Harga CPO Anjlok Setelah Meroket, Aksi Ambil Untung Jadi Pemicu

- Rabu, 04 Maret 2026 | 16:00 WIB
Harga CPO Anjlok Setelah Meroket, Aksi Ambil Untung Jadi Pemicu

Di sisi lain, ada faktor stok yang menarik. Survei Reuters memprediksi stok minyak sawit Malaysia turun untuk bulan kedua pada Februari, mencapai level terendah dalam empat bulan. Produksi yang menurun secara musiman rupanya lebih cepat ketimbang laju ekspor.

Berita lain datang dari India. Impor minyak sawit mereka melonjak 10,1 persen pada Februari, mencapai level tertinggi dalam setengah tahun. Menurut sejumlah pelaku pasar, diskon CPO yang makin lebar dibanding minyak nabati lain membuat kilang ramai-ramai membeli. Impor minyak bunga matahari pun ikut terpangkas.

Lalu, bagaimana dengan minyak mentah? Harganya naik 1 persen hari Rabu karena ketegangan di Timur Tengah perang AS dan Israel melawan Iran mengganggu pasokan. Tapi kenaikannya nggak segarang sesi sebelumnya.

Pelan-pelan, lajunya melambat. Pemicunya adalah pernyataan Presiden Donald Trump yang membuka opsi bagi Angkatan Laut AS untuk mengawal kapal yang melintasi Selat Hormuz. Pernyataan itu sedikit meredakan kepanikan.

Nah, kenaikan harga minyak mentah ini sebenarnya bisa jadi angin segar untuk CPO. Kok bisa? Soalnya, CPO jadi lebih murah dan menarik untuk dijadikan bahan baku biodiesel. Tapi hari ini, sentimen itu belum cukup kuat untuk menahan tekanan jual.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar