Senin pagi (23/2/2026) membawa angin segar bagi pasar modal. IHSG dibuka dengan optimisme, langsung melonjak 0,76 persen ke level 8.334,54. Penguatan ini seolah jadi sinyal awal yang positif untuk pergerakan saham sepanjang pekan ini.
Tak berhenti di situ, indeks terus merangkak naik. Catatan pada pukul 09.16 WIB menunjukkan IHSG sudah berada di 8.352, atau mengalami kenaikan lebih signifikan sebesar 1,03 persen. Pasar terlihat ramai dengan 370 saham yang menguat, meski di sisi lain ada 223 emiten yang justru melemah. Sementara itu, 386 saham lainnya bergerak di tempat, seolah menunggu momentum yang tepat.
Transaksi pagi itu pun cukup sibuk. Volume perdagangan mencapai 1,8 miliar saham dengan nilai transaksi menyentuh angka Rp835 miliar. Yang menarik, mayoritas indeks acuan ikut dalam tren hijau ini.
Indeks LQ45 naik 1,15 persen ke 844. Indeks JII lebih perkasa lagi, melesat 1,42 persen ke level 569. Tak ketinggalan, indeks MNC36 dan IDX30 juga ikut merasakan kehangatan dengan kenaikan masing-masing 1,10 persen dan 1,14 persen.
Kalau dilihat dari sektornya, hampir semua berpesta. Dari energi, keuangan, hingga teknologi, semuanya kompak parkir di zona hijau. Hampir tidak ada sektor yang tertinggal dalam kenaikan hari ini.
Nah, soal saham individu, ada beberapa nama yang jadi bintang pagi ini.
PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) meroket 30,56 persen, duduk di puncak gainers. Disusul PT Bank Mega Tbk (MEGA) yang cetak kenaikan 24,77 persen, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) yang naik 24,56 persen.
Tapi tentu, tidak semua saham beruntung. Di daftar losers, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) terpangkas 14,81 persen. PT Indospring Tbk (INDS) dan Indo Premier Investment Management (XISC) juga ikut terpuruk dengan penurunan masing-masing 14,75 persen dan 14,24 persen.
Secara keseluruhan, suasana pasar pagi ini cukup menggembirakan. Meski ada yang merah, dominasi hijau dan sentimen positif jelas lebih kuat. Tinggal nanti, apakah momentum ini bisa bertahan sampai penutupan.
Artikel Terkait
Direktur Utama MDTV, Lie Halim, Mundur Jelang Akhir Masa Jabatan
Harga Emas Antam Naik Rp16.000 per Gram, Pesaing Tetap Stabil
IHSG Diproyeksi Bergerak Tak Menentu, Terjepit Sentimen Lokal dan Global
Kebijakan Tarif AS yang Berubah-ubah dan Antisipasi Laporan Nvidia Warna Pasar Asia