Progres Konstruksi Tambang Emas Pani Capai 94%, Target Produksi 2026 Dicanangkan

- Minggu, 08 Februari 2026 | 19:30 WIB
Progres Konstruksi Tambang Emas Pani Capai 94%, Target Produksi 2026 Dicanangkan

"Kuartal ini menandai transisi penting bagi EMAS," tutur Boyke.

Dia menambahkan, "Peningkatan kapasitas pengolahan, pertumbuhan cadangan yang kuat, serta penyelesaian tonggak pengembangan utama mencerminkan kualitas dan skala proyek ini."

Tak cuma heap leach, EMAS juga mempercepat pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL). Desainnya direkonfigurasi supaya fasilitas ini bisa beroperasi penuh dengan kapasitas 12 Mtpa di tahun 2028 jauh lebih cepat dari rencana awal yang menargetkan kapasitas awal 7,5 Mtpa di 2029. Pekerjaan tanah untuk CIL sendiri sudah dimulai sejak Januari lalu.

Soal pendanaan, EMAS terlihat cukup solid. Anak usahanya baru saja dapat fasilitas kredit bergulir senilai USD350 juta dari sindikasi bank, dengan tenor 60 bulan. Ini tentu memperkuat struktur pendanaan di tengah fase awal produksi yang krusial.

Di sisi lain, dari segi sumber daya, ada kabar bagus. Cadangan bijih emas di Pani melonjak jadi 190,3 juta ton, dengan kandungan emas mencapai 4,8 juta ounces. Kenaikan ini jelas mempertegas skala ekonomi dan prospek jangka panjang tambang ini sebagai aset utama EMAS.

Hingga saat ini, investasi yang sudah dikucurkan untuk konstruksi dan praproduksi operasi open-pit heap leach mencapai sekitar USD238 juta. Optimisme untuk mencapai target 2026 tetap tinggi, meski semuanya masih bergantung pada persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang diperlukan.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar