Di sisi lain, ada kabar menarik dari gelaran World Economic Forum di Davos baru-baru ini. Ternyata, sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat menunjukkan ketertarikan serius untuk menanamkan modal di Indonesia.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang hadir dalam forum itu mengaku telah bertemu beberapa pimpinan perusahaan. Pertemuan di Indonesia Pavilion itu sekaligus jadi tindak lanjut perundingan tarif antara kedua negara.
“Beberapa perusahaan yang tertarik antara lain Nvidia, Amazon Web Service, Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare,”
Kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya. Targetnya jelas: mendulang investasi segar, khususnya untuk menggenjot ekonomi digital dalam negeri. Dari pembicaraan itu, dibahas peluang-peluang investasi strategis di sektor digital Indonesia. Menjanjikan, bukan?
Artikel Terkait
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Ban Tepat Jadi Kunci Hemat Daya Mobil Listrik
MR.D.I.Y Indonesia (MDIY) Catat Laba Bersih Rp1,1 Triliun dan Usul Dividen 40%
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.893, Beban Bunga Utang Membengkak Capai Rp99,8 Triliun
IHSG Turun 0,37% ke 7.362,12 Didominasi Tekanan Jual