Di sisi lain, ada kabar menarik dari gelaran World Economic Forum di Davos baru-baru ini. Ternyata, sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat menunjukkan ketertarikan serius untuk menanamkan modal di Indonesia.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang hadir dalam forum itu mengaku telah bertemu beberapa pimpinan perusahaan. Pertemuan di Indonesia Pavilion itu sekaligus jadi tindak lanjut perundingan tarif antara kedua negara.
“Beberapa perusahaan yang tertarik antara lain Nvidia, Amazon Web Service, Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare,”
Kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya. Targetnya jelas: mendulang investasi segar, khususnya untuk menggenjot ekonomi digital dalam negeri. Dari pembicaraan itu, dibahas peluang-peluang investasi strategis di sektor digital Indonesia. Menjanjikan, bukan?
Artikel Terkait
Setelah Terjun Bebas, Saham BCA Bangkit di Akhir Sesi dengan Volume Fantastis
Emas Tembus USD 5.000, Investor Berlarian ke Safe Haven
Saham AIMS dan GRPM Kembali Menggelinding, Satu Diantaranya Masuk Papan Khusus
Thomas Djiwandono Hadapi Uji Kelayakan, Calon Deputi Gubernur BI dari Keluarga Elite