Sebenarnya, ini bukan pelepasan pertama. Jumlah saham treasury yang wajib mereka lepas kembali itu awalnya mencapai 199 juta lembar. Beberapa hari sebelumnya, TRIN sudah mulai bergerak.
Pada 7 Januari lalu, mereka melepas 510 ribu saham di pasar reguler Bursa dengan harga Rp1.848,92 per lembar. Lalu, di tanggal 13 Januari, giliran 22,8 juta saham lebih yang dijual di pasar negosiasi, kali ini dengan harga jauh lebih rendah, Rp400 per saham.
Transaksi di pasar negosiasi berlanjut dua hari kemudian, tepatnya 15 Januari, dengan volume yang lebih besar: 38,44 juta saham lagi di harga yang sama, Rp400. Setelah rangkaian aksi itu, tersisa lah 88,36 juta lembar yang akhirnya dilepas di hari yang sama juga, namun dengan harga berbeda, yaitu Rp947 per lembar. Dengan demikian, kewajiban mengalihkan kembali saham treasury mereka sudah terlaksana seluruhnya.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
IHSG Tembus MA200, Analis Proyeksikan Tren Turun Berlanjut
HUMI Pastikan Operasional Kapal Tak Terganggu Ancaman Penutupan Selat Hormuz
BEI Fokuskan Intervensi pada Perluasan Basis Investor Jelang Aturan Free Float
Aturan BEI Ungkap Kepemilikan Saham Andry Hakim di RMKO dan SOTS