IHSG Tembus MA200, Analis Proyeksikan Tren Turun Berlanjut

- Rabu, 04 Maret 2026 | 05:40 WIB
IHSG Tembus MA200, Analis Proyeksikan Tren Turun Berlanjut

IHSG masih terperangkap dalam tekanan jual. Kemarin, indeks ditutup melemah 0,96 persen ke level 7.939, bahkan berhasil menembus rata-rata pergerakan 200 hari (MA200). Situasinya memang belum beranjak dari fase downtrend.

Analis MNC Sekuritas dalam risetnya Rabu (4/3/2026) memproyeksikan, IHSG akan membentuk bagian dari wave (b) dari wave [x]. Intinya, tren turun masih berlanjut.

"IHSG akan menguji rentang 7.686-7.846 dahulu apabila IHSG menembus area-area support-nya," tulis mereka.

Nah, untuk level kunci hari ini, support terdekat ada di 7.861 dan 7.712. Di sisi lain, resistance yang perlu ditembus untuk mengubah suasana ada di 8.154 dan 8.306.

Dalam kondisi seperti ini, MNC Sekuritas punya beberapa rekomendasi saham untuk dicermati. Berikut daftarnya.

BRPT - Buy on Weakness

BRPT ikut terkoreksi 1,66 persen ke Rp1.780. Tekanan jual masih mendominasi dan pergerakannya masih dalam fase downtrend. Analis memperkirakan saham ini sedang berada di bagian dari wave 5 dari wave (C). Rekomendasi beli di kisaran Rp1.430-Rp1.660 dengan target Rp2.020 dan Rp2.390. Stoploss-nya di bawah Rp1.350.

DSNG - Spec Buy

Berbeda dengan mayoritas, DSNG justru naik 3 persen ke Rp1.375 dengan volume pembelian yang muncul. Namun begitu, penguatannya masih terhalang oleh cluster MA20 dan MA200. Selama harga bisa bertahan di atas Rp1.310 (sebagai level stoploss), posisinya diperkirakan sedang di awal wave A dari wave (B). Bisa dipertimbangkan untuk spekulatif beli di area Rp1.330-Rp1.365. Targetnya Rp1.485 dan Rp1.595.

MDKA - Buy on Weakness

Koreksi cukup dalam dialami MDKA, yang anjlok 7,11 persen ke 3.660 dengan tekanan jual yang kuat. Posisinya diperkirakan sedang pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii]. Strateginya buy on weakness di rentang 3.390-3.520. Target harga 4.060 dan 4.200, dengan batas rugi di bawah 3.130.

UNTR - Buy on Weakness

UNTR menunjukkan sinyal positif dengan penguatan 2,61 persen ke Rp29.450, didukung volume pembelian. Analis melihat saham ini sedang berada di bagian awal dari wave [v] dari wave 5. Bisa dibeli saat melemah di kisaran Rp28.975-Rp29.350. Targetnya cukup optimis, di Rp30.575 dan Rp32.025. Stoploss ketat di bawah Rp28.700.

Semua rekomendasi itu tentu perlu disikapi dengan bijak, mengingat pasar masih diliputi ketidakpastian. Tren turun IHSG masih jadi tantangan utama untuk semua saham.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar