Pyridam Farma Percepat Ekspansi Pabrik Obat Steril untuk Jawab Lonjakan Permintaan

- Rabu, 04 Maret 2026 | 05:45 WIB
Pyridam Farma Percepat Ekspansi Pabrik Obat Steril untuk Jawab Lonjakan Permintaan

Lewat anak usahanya, PT Ethica Industri Farmasi (EIF), PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) bersiap menambah kekuatan produksinya. Fokusnya pada lini injeksi steril, yang permintaannya terus meroket.

Bejo Stefanus, Direktur PYFA, mengungkapkan bahwa pembangunan Line 3 sudah selesai. Peresmiannya ditargetkan April 2026. Yang menarik, pengerjaannya cuma butuh satu setengah tahun, dimulai sejak September 2024 lalu.

"Ini respons kami melihat permintaan pasar dan rumah sakit yang naik drastis," jelas Bejo dalam siaran pers, Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan, "Dengan Line 3, produktivitas produksi kami bisa melonjak sampai tiga kali lipat. Kapasitas untuk sediaan steril pun jadi jauh lebih kuat."

Nah, karena permintaan sudah penuh bahkan sebelum Line 3 beroperasi, perusahaan malah terpacu untuk lebih cepat lagi. Mereka sekarang sudah menggarap Line 4 dan Line 5. Bahkan rencana untuk Line 6 juga sudah disiapkan.

Untuk dua lini baru ini, PT EIF tak main-main. Mereka akan mengadopsi teknologi mutakhir di bidang obat steril. Tujuannya jelas: menjaga kualitas dan keamanan produk tetap di level tertinggi. Fasilitasnya sendiri didesain dengan peralatan produksi yang canggih dan modern.

Hal lain yang patut dicatat, semua perluasan ini memenuhi standar ketat. Mulai dari current Good Manufacturing Practices (cGMP) lokal dan internasional, aturan PIC/S, hingga persyaratan ketat European Union Good Manufacturing Practices (EU GMP) dan Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia. Ini sinyal kuat kesiapan mereka menjangkau pasar global yang lebih luas.

Setelah Line 4 dan 5 beres, pembangunan Line 6 akan segera menyusul. Semua ini bagian dari strategi pengembangan kapasitas yang berkelanjutan. Intinya, merespons lonjakan kebutuhan obat steril baik di pasar regional maupun global.

Memang, peluang pasarnya sangat cerah. Laporan industri memproyeksikan pasar sterile injectable global bakal mencapai sekitar US$4,9 miliar pada 2026. Angka itu bahkan berpotensi meledak hampir ke US$9,9 miliar pada 2035. Pertumbuhan tahunannya sekitar 8%, angka yang cukup menggoda.

Kawasan Asia Pasifik disebut-sebut sebagai motor pertumbuhan terbesar. Faktor pendorongnya beragam: belanja kesehatan yang meningkat, fasilitas medis yang makin banyak, dan tentu saja, kebutuhan akan injeksi dan sediaan steril yang tak pernah surut.

Kondisi itu sekaligus menegaskan betapa krusialnya kehadiran fasilitas produksi steril yang andal dan berstandar tinggi. Tanpa itu, rantai pasok di tingkat regional bisa rentan.

Dengan penambahan lini produksi ini, kemampuan PT EIF dipastikan makin solid. Daya saing PYFA di pasar pun diharapkan terdongkrak signifikan. Langkah ini bukan cuma ekspansi biasa, tapi penegasan komitmen untuk tetap jadi pemain kunci di industri farmasi steril.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar