BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek Siang-Sore Ini

- Rabu, 04 Maret 2026 | 05:30 WIB
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek Siang-Sore Ini

Langit di atas Jabodetabek pagi ini tampak kelabu. Menurut prakiraan BMKG, Rabu (4/3/2026) ini, cuaca di wilayah ibu kota dan sekitarnya bakal didominasi awan, mulai dari berawan biasa sampai berawan tebal yang pekat. Tak cuma itu, hujan juga berpotensi mengguyur beberapa titik.

Memasuki pagi hari, kondisi langit masih akan dipenuhi mendung. Hujan ringan pun diprediksi bakal turun di sebagian besar kawasan Jabodetabek. Namun begitu, situasi yang perlu diwaspadai justru datang nanti.

Siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat. Dari ringan, bisa berubah menjadi hujan sedang di banyak lokasi. Bahkan, waspadai juga kemungkinan hujan deras yang bakal melanda beberapa wilayah secara khusus.

“Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang,”

Demikian peringatan dari BMKG, yang menekankan periode siang hingga sore sebagai waktu yang perlu diperhatikan.

Wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat adalah sebagian Kabupaten dan Kota Tangerang Selatan, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, serta Kabupaten Bogor. Jadi, jika Anda beraktivitas di kawasan tersebut, lebih baik bersiap-siap dari sekarang.

Soal suhu, Bogor tetap menjadi daerah paling sejuk dengan kisaran 20 hingga 28 derajat Celsius. Sementara wilayah lain di Jabodetabek bakal merasakan hawa antara 24 dan 30 derajat. Kelembapannya cukup tinggi, lho, mencapai 70 sampai 90 persen. Anginnya sendiri bertiup dari barat daya ke barat, dengan kecepatan yang cukup variatif, mulai dari 5 km/jam hingga bisa mencapai 45 km/jam saat kencang.

Melihat kondisi ini, saran untuk warga cukup jelas. Jangan lupa bawa payung atau jas hujan. Lalu, berhati-hatilah terhadap genangan air yang muncul tiba-tiba. Ancaman pohon tumbang akibat angin kencang juga patut diantisipasi, terutama saat hujan lebat melanda. Lebih baik waspada daripada menyesal, bukan?

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar