Kalau Anda sering lewat kawasan Dukuh Atas, pasti merasakan betapa ramainya tempat itu. Simpul transportasi ini jadi titik temu berbagai moda, dari MRT, KRL, sampai TransJakarta. Nah, PT MRT Jakarta punya rencana baru untuk menyambungkan semuanya. Mereka menargetkan groundbreaking untuk sebuah jembatan penghubung unik berbentuk cincin donat pada Mei 2026 mendatang.
Proyek ini bukan sekadar membangun jembatan. Menurut Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, ini adalah mandat langsung untuk pengembangan bisnis dan kawasan. Dorongannya jelas: jumlah pengguna MRT yang terus melonjak.
Ucap Tuhiyat saat ditemui di Transport Hub Dukuh Atas, Rabu lalu.
Pemilihan Dukuh Atas tentu punya alasan kuat. Kawasan ini sudah jadi jantung pertemuan lima moda transportasi: MRT, KRL Commuter Line, LRT Jabodebek, Kereta Bandara, dan TransJakarta. Bahkan, ke depannya bisa bertambah lagi.
jelasnya lagi.
Tingginya mobilitas itu tercermin dari angka sekitar 70.000 penumpang yang bergerak tiap hari di sana. Namun begitu, ada masalah yang mencolok. Konektivitas bagi pejalan kaki antar empat kuadran utama BNI, Landmark, UOB, dan Transport Hub masih terputus. Orang susah menyeberang.
tutur Tuhiyat.
Artikel Terkait
Kertajati Bertahan, Berjuang Lepas dari Status Bandara Hantu
PELNI Logistics Gandeng E-Commerce, Genjot Pengiriman ke Pelosok Lewat Jalur Laut
IRSX Siapkan Rights Issue Rp3,72 Triliun, Investor Diberi Bonus Waran
Riyal Iran Terjun Bebas, Warga Berhadapan dengan Harga Pangan yang Meledak