Duel malam itu benar-benar tak bisa ditebak. Dari awal, tensinya sudah tinggi. Al Hilal akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor telak 5-3, tapi jalan menuju kemenangan itu penuh liku dan drama.
Delapan gol tercipta dalam pertandingan yang juga diwarnai kartu kuning dan pergantian pemain yang cukup menentukan. Sejak wasit meniup peluit awal, kedua tim langsung bermain terbuka dan agresif.
Tim tuan rumah, Al Shabab, justru yang lebih dulu membuka keran gol. Josh Brownhill sukses membobol gawang lawan pada menit ke-13. Skor 1-0 itu seolah memberi sinyal bahwa laga akan berjalan sengit.
Namun begitu, Al Hilal tak butuh waktu lama untuk membalas. Hanya enam menit berselang, tepatnya di menit ke-19, Mohamed Kanno berhasil menyamakan kedudukan. 1-1. Laga pun semakin panas.
Drama kemudian datang dari kaki sendiri. Sebuah gol bunuh diri yang kurang beruntung dari Al Bulayhi di menit ke-31 justru mengangkat Al Hilal unggul 2-1. Keunggulan itu, sayangnya, tak bertahan lama.
Menjelang turun minum, tepatnya di menit ke-44, Abderazak Hamdallah berhasil menyamakan lagi untuk Al Shabab. 2-2. Sepertinya babak pertama akan berakhir dengan hasil imbang.
Tapi Al Hilal punya cerita lain. Di masa injury time, Kalidou Koulibaly muncul dengan tandukan kerasnya yang tak terbendung. Gol itu mengubah papan skor menjadi 3-2 untuk keunggulan Al Hilal saat jeda.
Artikel Terkait
Kemlu Tegaskan Pasukan TNI ke Gaza Bersifat Non-Tempur dan Bisa Dihentikan Kapan Saja
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Pangkal Pinang, 28 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Salat untuk Makassar, 10 Ramadan 1447 H
Waktu Sahur di Ramadhan, Momentum Mustajab untuk Memperbanyak Dzikir dan Istighfar