Penjual Siomay Keliling Diduga Jadi Korban Penjambretan di Makassar, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

- Selasa, 02 Juni 2026 | 13:00 WIB
Penjual Siomay Keliling Diduga Jadi Korban Penjambretan di Makassar, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

Seorang ibu yang berprofesi sebagai penjual siomay keliling diduga menjadi korban penjambretan saat tengah berjualan di kawasan Jalan RS Faisal, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, pada Senin (1/6/2026) sore. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.48 WITA, tidak lama setelah waktu salat Asar, dan terekam oleh kamera pengawas di lokasi kejadian.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi dugaan kejahatan jalanan tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu perhatian publik. Dalam video, tampak seorang pria mendekati area tempat korban berjualan di depan sebuah minimarket sebelum akhirnya terjadi dugaan tindak penjambretan. Situasi sekitar yang tampak lengang diduga menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Hingga saat ini, kronologi detail mengenai barang yang diduga dirampas serta cara pelaku melarikan diri masih belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian dikabarkan tengah mengumpulkan informasi dan memeriksa rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Identitas terduga pelaku pun belum diketahui.

Beredarnya video tersebut memicu reaksi dari warganet. Banyak pihak menyayangkan aksi kriminal yang menyasar pedagang kecil yang tengah berusaha mencari nafkah. Seorang warga sekitar menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

“Kami berharap polisi bisa segera mengungkap pelakunya. Kasihan korban yang hanya berjualan untuk mencari rezeki,” ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang mengenali ciri-ciri pelaku atau memiliki informasi tambahan untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Informasi dari masyarakat dinilai penting guna mempercepat proses penyelidikan dan pengungkapan kasus.

Sementara itu, polisi masih mendalami seluruh aspek kejadian, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan menganalisis rekaman CCTV yang telah beredar luas. Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi warga agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di ruang publik, terutama di lokasi yang tidak terlalu ramai. Perkembangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku dan hasil penyelidikan masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar