PT SMR Utama Tbk (SMRU) menghadapi pukulan berat. Perusahaan ini baru saja kehilangan kontrak jasa penambangan batu bara yang menjadi tulang punggung bisnisnya. Mitra yang mengakhiri kerja sama itu adalah PT Manggala Usaha Manunggal (MUM), bagian dari Titan Group.
Corporate Secretary SMRU, Arief Novialdi, tak menampik dampak besar dari berakhirnya perjanjian ini. Menurutnya, hal itu akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan perseroan.
"Mengingat perjanjian jasa penambangan batu bara tersebut adalah satu-satunya sumber pendapatan perseroan saat ini,"
ujarnya dalam keterbukaan informasi yang dirilis Senin (12/1/2025).
Artikel Terkait
Gejolak Timur Tengah Pacu Harga Minyak ke Level Tertinggi 7 Pekan
Beras SPHP Bakal Seragam Harganya dari Sabang hingga Merauke
Wall Street Pecahkan Rekor Lagi, Meski Bayang-Bayang Investigasi Mengintai Powell
Wall Street Cetak Rekor Lagi, Di Tengah Sorotan ke Jerome Powell