Ketegangan di Iran makin memuncak. Dan sekarang, ada kabar yang bikin was-was dari para pejabat Eropa. Mereka meyakini Amerika Serikat bisa saja melancarkan serangan militer terhadap Iran dalam waktu 24 jam ke depan. Klaim ini beredar setelah Donald Trump, lewat media sosial, terus mengeluarkan pernyataan yang mendukung para demonstran di sana.
Ya, situasinya memang panas. Sudah berhari-hari mantan Presiden AS itu terlibat langsung lewat cuitan-cuitannya. Pernyataannya dianggap provokatif dan jadi sinyal kuat kemungkinan intervensi Washington.
“Bantuan sedang dalam perjalanan. Patriot Iran, teruslah berdemonstrasi – ambil alih institusi-institusi kalian,” tulis Trump dalam satu unggahan.
Ia bahkan menyerukan agar para demonstran merekam nama-nama pelaku kekerasan. Mereka, kata Trump, akan membayar harga yang sangat mahal. Tak heran jika banyak yang membaca ini sebagai ancaman yang lebih dari sekadar dukungan moral.
Artikel Terkait
Jaksa Korea Selatan Tuntut Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Yoon Suk-yeol
Rakyat Iran Tercekik: Rupiah Lebih Berharga daripada Rial
Pria Tertua Arab Saudi Wafat di Usia 142, Ribuan Pelayat Antarkan Kepergiannya
Analis Rusia: Perang Dunia Ketiga Telah Dimulai, Bentuknya Tak Lagi Konvensional