Yang menarik, kesuksesan ini tidak ia tahan untuk diri sendiri. Dewi kini aktif memberdayakan ibu-ibu di sekitarnya, terutama mereka yang ingin mulai usaha rumahan dengan modal terbatas.
"Saya juga melatih ibu anak yatim dan para istri dari warga binaan agar bisa berbisnis dengan modal kecil. Mereka dibimbing membuat produk, didampingi setiap bulan," imbuhnya.
Bagi yang sudah siap, Dewi bahkan membantu mereka menjadi produsen mandiri dengan merek sendiri. "Termasuk saya bantu gratis pengurusan PIRT dan halal. Dari rumah pun bisa, yang penting niat Insya Allah akan ada jalan."
Di sisi lain, program yang diikuti Dewi ini memang punya misi yang jelas. Dhanny, Corporate Secretary BRI, menjelaskan bahwa BRIncubator adalah wujud komitmen bank untuk mendongkrak kapasitas UMKM binaan.
Program ini dirancang khusus bagi pelaku usaha yang telah lolos kurasi, agar mereka lebih siap bersaing.
“Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar,” jelas Dhanny.
Intinya, BRIncubator ingin membantu UMKM naik kelas. Pelatihan terarah dan pendampingan berkelanjutan jadi kuncinya, agar pertumbuhan mereka bertahap tapi punya daya saing kuat.
Artikel Terkait
Target Pajak 2025 Meleset, Pemerintah Diduga Pakai Jurus Super Maut
Tamagotchi Paradise Cetak Rekor, Gen Z dan Nostalgia Kidult Jadi Pendorong Utama
Huntara Korban Bencana di Aceh dan Tapsel Dikebut, Target Selesai Sebelum Ramadan
Emas Melonjak, Analis Ramalkan Sentuhan Rekor Baru di Atas USD 5.000