tegas Prasetyo.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah bicara soal target jangka panjang. Dia mencanangkan seluruh desa di Indonesia bakal teraliri listrik paling lambat pada 2030. Tapi, arahan terbaru dari Presiden mungkin bisa memangkas waktu itu.
"Yang berikut kami juga laporkan bahwa kami sekarang lagi fokus untuk bagaimana bisa melayani desa-desa, dusun-dusun yang belum ada listrik. Tahun ini atas perintah Bapak Presiden, kita mampu membangun jaringan di seribu seratus lebih desa,"
kata Bahlil dalam sebuah kesempatan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (24/10).
Untuk tahun depan, rencananya Kementerian ESDM akan menambah 1.000 hingga 2.000 desa lagi yang mendapat listrik. Bahlil mengaku telah mendapat arahan langsung dari Prabowo. Intinya, seluruh desa di Tanah Air harus sudah menikmati listrik dalam periode 2029-2030. Tampaknya, kerja cepat benar-benar dibutuhkan untuk mewujudkan hal itu.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 54 Poin, Rupiah Justru Tergerus di Awal Perdagangan
Gubernur Fed Serukan Pemotongan Bunga 150 Bps untuk Dongkrak Lapangan Kerja
Harga Minyak Melonjak 3% Usai Gejolak Venezuela dan Ancaman Pasokan Global
Harga Minyak Melonjak 3% Dihantui Ketegangan di Venezuela hingga Timur Tengah