Pembukaan perdagangan Jumat (9/1) diwarnai oleh penguatan Indeks Harga Saham Gabungan. IHSG melonjak 54,21 poin, atau setara dengan 0,61 persen, menuju level 8.979. Sentimen positif ini langsung terasa di lantai bursa.
Di awal sesi, mayoritas saham bergerak hijau. Tercatat ada 350 emiten yang menguat, sementara yang melemah hanya 81. Sebanyak 225 saham lainnya cenderung stagnan, tak banyak bergerak. Dengan kondisi ini, kapitalisasi pasar BEI bertengger di angka yang fantastis: Rp 16.407 triliun.
Namun begitu, ada catatan lain dari sisi mata uang. Berbanding terbalik dengan IHSG, rupiah justru melemah tipis pagi ini. Berdasarkan pantauan Bloomberg pukul 08:55 WIB, mata uang kita melemah 0,11 persen ke level Rp 16.798 per dolar AS.
Lalu, bagaimana dengan bursa regional? Secara umum, Asia pagi ini menunjukkan performa yang beragam.
Nikkei 225 Jepang, misalnya, naik 0,54 persen ke 51.391. Hang Seng Hong Kong juga menguat, meski lebih moderat, yaitu 0,29 persen ke 26.225. Di Tiongkok daratan, Shanghai Composite mengikuti tren positif dengan kenaikan 0,28 persen ke level 4.094.
Di sisi lain, tidak semua indeks beruntung. Straits Times Singapura justru tercatat melemah tipis 0,09 persen, berada di posisi 4.734. Jadi, meski ada sentimen positif, tetap ada kehati-hatian yang terlihat di beberapa wilayah.
Artikel Terkait
Harga Tembaga Melonjak ke Level Tertinggi Dua Pekan Dipicu Ketidakpastian Tarif AS dan Pasokan Mengetat
PACK Pastikan Regulasi Ekspor Baru Tak Ganggu Kinerja Perusahaan
IHSG Ditutup Menguat 1,49 Persen ke Level 6.218,86 pada Sesi Pertama Perdagangan
45 Emiten Jadwalkan Pembagian Dividen pada Juni 2026, INTP Tertinggi Rp468 per Saham