Polisi Bantu Pengemudi Lansia Ganti Ban Pecah di Jalur Contraflow Tol Dalam Kota

- Jumat, 09 Januari 2026 | 09:00 WIB
Polisi Bantu Pengemudi Lansia Ganti Ban Pecah di Jalur Contraflow Tol Dalam Kota

Jumat pagi itu, tepatnya pukul 07.50 WIB, suasana di jalur contraflow Tol Dalam Kota sempat terganggu. Sebuah minibus terpaksa berhenti di Km 07 400. Penyebabnya? Pecah ban.

Untungnya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie dari Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya sedang patroli di area itu. Dia langsung menyadari ada masalah. Dari dalam mobil patroli, ia melihat kendaraan itu terparkir di lajur yang seharusnya untuk arus berlawanan itu.

Tanpa banyak komando, Dhanar memerintahkan dua anggotanya, Aipda I Kade Arsa dan Briptu Arief A, untuk mendekat. Tugas mereka jelas: mengecek apa yang terjadi dan memberi bantuan.

"Ternyata kendaraannya mengalami pecah ban," kata Dhanar menjelaskan.

Melihat pengemudinya sudah berusia lanjut, anggota polisi itu tak ragu. Mereka langsung bergerak. Dengan sigap, mereka membantu memasang ban cadangan untuk mengganti ban yang pecah. Prosesnya tak butuh waktu lama.

Kalau dipikir-pikir, bantuan itu datang di saat yang pas banget. Kehadiran mereka mencegah kemacetan yang bisa saja merambat. Setelah ban terganti, lajur contraflow pun kembali normal. Arus lalu lintas mengalir lagi seperti biasa.

"Pelayanan ini merupakan bagian dari tugas rutin kami untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat berkendara, terutama di lajur-lajur krusial seperti contraflow," imbuh Dhanar.

Memang sih, ini kejadian kecil. Tapi penanganan yang cepat itu berdampak besar. Tidak ada antrean panjang yang terbentuk. Mobil itu pun akhirnya bisa melanjutkan perjalanannya dengan lancar.

Hingga berita ini dibuat, kondisi di lokasi kejadian sudah benar-benar kondusif. Lalu lintas di KM 07.400 arah Barat lewat contraflow terpantau lancar dan aman terkendali.

Kejadian seperti ini jadi pengingat buat kita semua. Polda Metro Jaya lewat Ditlantas-nya terus mengingatkan para pengendara. Cek kondisi mobil sebelum jalan, terutama tekanan angin dan kondisi ban. Hal-hal teknis sepele bisa berakibat fatal di jalan tol. Lebih baik mencegah, bukan?

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar