Upaya tak hanya fokus pada tanggap darurat. Sehari setelah banjir, Rabu (31/12/2025), perusahaan menggelar pertemuan dengan masyarakat sekitar tambang dan jajaran Pemkab Pohuwato. Tujuannya jelas: mendengar langsung aspirasi warga dan menyelaraskan langkah-langkah pemulihan jangka panjang.
Respons ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara khusus menyoroti bantuan makanan serta dukungan alat dan tenaga untuk pembersihan. Apresiasi serupa datang dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Hamdi Alamri.
“Kami mengapresiasi bantuan cepat yang dilakukan Merdeka Gold Resources. Harapannya, langkah-langkah seperti ini dapat terus dijaga secara konsisten dan berkelanjutan,” tuturnya.
Hingga kini, perusahaan masih terus memantau perkembangan kondisi di Pohuwato. Mereka menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan lanjutan, tentu saja dengan berkoordinasi penuh bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya. Intinya, agar proses pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Di balik semua aksi tanggap bencana ini, Merdeka Gold Resources kembali menegaskan komitmen dasarnya: menjalankan operasi tambang secara bertanggung jawab. Mereka bertekad mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan regulasi, dan tentu saja, menjaga hubungan yang konstruktif dengan komunitas di sekitarnya.
Artikel Terkait
MCOL Gelontorkan Rp265 Juta untuk Eksplorasi Batu Bara di Kuartal I-2026
Triniti Land Group Akan Akuisisi Mayoritas Saham Prime Land untuk Perkuat Bisnis Hospitality
Sido Muncul Bagikan Dividen Rp1,09 Triliun untuk Tahun Buku 2025
IHSG Menguat Tipis, PEGE dan HDFA Melonjak di Atas 34%