Kampanye #MelokalDenganBatik ini mengintegrasikan empat inisiatif kunci untuk mendukung batik dan memanfaatkan peluang di ranah digital. Yakni, batik shoppertainment, kampanye khusus produk batik, pencarian kreator untuk seller, serta uji coba gratis untuk berjualan di Shop | Tokopedia.
Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Muhammad Hilmi Adrianto, menambahkan Tokopedia melihat protensi di Solo cukup besar.
"Selama ini Tokopedia sudah melakukan upaya-upaya yang cukup baik namun belum optimal. Dengan kolaborasi yang baik demi dengan TikTok dan Tokopedia ini kita berharap bahwa ada hal lain yang bisa memberikan nilai tambah untuk UMKM menjadi lebih optimal lagi dari sisi penjualan maupun dari sisi produksinya," katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa pada kesempatan yang sama mendukung kolaborasi antara TikTok dan Tokopedia untuk meningkatkan produk-produk UMKM terutama batik.
"Tidak perlu khawatir pasar-pasar tekstil seperti Pasar Klewer menjadi sepi, karena semua ada masanya. Kita dipaksa menggunakan teknologi melalui aplikasi, dan ini sekarang menjadi kebutuhan," pungkasnya. ***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suarakarya.id
Artikel Terkait
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi
IHSG Naik 6,14%, Saham TRUK Melonjak Lebih dari 100%
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi