Menjelang akhir tahun, aksi jual besar-besaran terjadi di PT Nusa Raya Cipta Tbk. Pelakunya bukan investor biasa, melainkan salah satu petinggi perusahaan itu sendiri, Eddy Purwana Wikanta. Sebagai Wakil Direktur Utama, dia melepas saham senilai miliaran rupiah dalam tiga hari saja.
Transaksi itu terjadi pada 16 hingga 18 Desember 2025. Eddy menjual 2,2 juta lembar saham NRCA. Harganya bervariasi, antara Rp2.000 sampai Rp2.024 per saham. Kalau dijumlah, nilai totalnya mencapai Rp5 miliar. Cukup signifikan.
Lalu apa tujuannya?
"Tujuan dari transaksi untuk divestasi," ujar Eddy lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (19/12/2025).
Efeknya langsung terasa. Porsi kepemilikan Eddy di perusahaan konstruksi itu yang merupakan anak usaha PT Surya Semester Internusa Tbk (SSIA) anjlok. Tadinya 2,46 persen, sekarang cuma tersisa 2,37 persen. Meski begitu, posisinya masih kuat. Dia masih mengantongi 59,15 juta saham NRCA yang nilainya sekitar Rp105 miliar.
Artikel Terkait
Palantir Pacu Nasdaq, Emas Melonjak 6% di Tengah Gejolak Pasar
Mendag Tegaskan Tak Ada Moratorium, Ekspor Kelapa Tetap Jalan
Pemerintah Pacu Investasi Rp 2.175 Triliun untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%
Wacana Gentengisasi Prabowo Hangatkan Harapan di Jatiwangi