Laba Bersih XLSmart (EXCL) Melonjak 288% di Kuartal III 2025, Ini Penyebabnya

- Jumat, 14 November 2025 | 10:18 WIB
Laba Bersih XLSmart (EXCL) Melonjak 288% di Kuartal III 2025, Ini Penyebabnya
Kinerja Kuartal III 2025 XLSmart: Laba Bersih Melonjak 288%

Laba Bersih XLSmart (EXCL) Melonjak 288% di Kuartal III 2025

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menunjukkan kinerja keuangan yang sangat kuat pada Kuartal III tahun 2025. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih setelah dinormalisasi sebesar Rp 1,15 triliun. Angka ini mencerminkan lonjakan luar biasa sebesar 288% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (Year-on-Year/YoY).

Pertumbuhan Pendapatan dan EBITDA yang Solid

Pencapaian laba yang fantastis ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang pesat. Pada kuartal yang sama, pendapatan XLSmart naik 38% YoY menjadi Rp 11,47 triliun. Sementara itu, normalized EBITDA juga tumbuh sehat sebesar 24% menjadi Rp 5,40 triliun, dengan margin EBITDA yang terjaga di level 47%. Kontributor utama pendapatan, yakni sebesar 89,7%, berasal dari layanan data dan digital.

Integrasi Pasca Merger Jadi Kunci Kesuksesan

Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi, menyatakan bahwa kinerja kuartal ketiga ini merupakan bukti nyata keberhasilan integrasi pasca merger. Rajeev menekankan bahwa di tengah dinamika industri yang menantang, perusahaan berhasil mencatat pertumbuhan yang solid didorong oleh momentum pasca merger yang kuat. Proses integrasi jaringan disebut masih berjalan sesuai rencana dan memperkuat fundamental bisnis perusahaan.

Sinergi dan Efisiensi Pasca Merger

XLSmart menargetkan realisasi sinergi pasca integrasi senilai USD 150 juta hingga USD 200 juta sepanjang tahun 2025. Untuk mencapai target ini, berbagai langkah efisiensi telah dijalankan, termasuk penyatuan pusat operasional, optimalisasi site, serta konsolidasi dengan mitra jaringan.

Kinerja Operasional: Pelanggan dan Jaringan Menguat

Pada Kuartal III 2025, basis pelanggan XLSmart mencapai 79,6 juta dengan Average Revenue Per User (ARPU) campuran sekitar Rp 39 ribu, yang mengalami kenaikan double digit. Trafik layanan data juga melonjak 53% YoY menjadi 3.903 petabyte, didukung integrasi jaringan yang meningkatkan kecepatan unduh hingga 71%. Infrastruktur jaringan turut diperkuat dengan penambahan jumlah BTS menjadi lebih dari 209 ribu unit, naik 27% YoY.

Kondisi Keuangan dan Ekspansi Bisnis

Dari sisi keuangan, Free Cash Flow (FCF) XLSmart meningkat 23% menjadi Rp 9,41 triliun. Belanja modal (capex) hingga Kuartal III 2025 tercatat sebesar Rp 4,26 triliun. Pada segmen enterprise, perusahaan terus memperluas layanan teknologi terintegrasi, sementara layanan fixed broadband XL Satu hampir mencapai satu juta pelanggan. Ekspansi jaringan juga terus dilakukan melalui skema National Roaming dan MOCN.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar