Tim Panjat Tebing Indonesia Berangkat ke China, Kejar Tiket Asian Games 2026

- Senin, 06 April 2026 | 02:30 WIB
Tim Panjat Tebing Indonesia Berangkat ke China, Kejar Tiket Asian Games 2026

Pantau – Sebanyak 22 orang delegasi tim panjat tebing Indonesia telah berangkat ke China. Mereka akan bertanding di World Climbing Asia Championship Meisan 2026, sebuah ajang krusial yang menjadi gerbang menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Pesawat membawa mereka terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kota Meisan. “Kami sudah di dalam pesawat, keberangkatan pukul 22.50 WIB dan dijadwalkan sampai pukul 05.50 waktu setempat,” ujar Wahyu Pristiawan Buntoro.

Begitu tiba nanti, rencananya seluruh tim akan beristirahat dulu. Pemulihan kondisi jadi prioritas sebelum pertandingan dimulai.

Kejuaraan itu sendiri digelar mulai 7 hingga 12 April 2026. Targetnya jelas: meraih tiket ke Asian Games. Untuk atlet speed, syaratnya adalah finis di posisi delapan besar. Sementara itu, atlet di nomor lead dan boulder punya tugas lebih berat, mereka harus menembus enam besar jika ingin lolos.

“Sambil kami beradaptasi dengan cuaca atau kondisi disini, jadi mohon dukungannya,” kata Pelatih Galar Pandu Asmoro. Menurutnya, adaptasi terhadap lingkungan dan cuaca setempat adalah kunci yang tidak bisa diabaikan.

Meski tantangan besar menanti, ada kabar baik. Tiga atlet Indonesia sebenarnya sudah memastikan tiket mereka ke Jepang. Mereka adalah Putra Tri Ramadani, Sukma Lintang Cahyani, dan Ravianto Ramadhan.

Di sisi lain, tim yang berangkat ke Meisan tetap solid. Untuk disiplin speed, ada 16 atlet yang dikirim. Rinciannya, sembilan atlet di cabang speed dan tujuh atlet untuk nomor kombinasi lead dan boulder.

Tim speed putra diisi oleh nama-nama seperti Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin. Mereka didampingi Raharjati Nursamsa, Antasyafi, Robby Al Hilmi, serta Aditya Tri Syahria. Untuk putri, Rajiah Sallsabillah memimpin deretan nama yang termasuk Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Lalu, untuk nomor lead, tim putra diperkuat Musauwir Mahesa Caesar, Muhammad Ramzi Firmansyah, Muhammad Rizky Syahrafli, dan Raviandi Ramadhan. Sementara dari putri, harapan bertumpu pada Nur Diatul Jannah dan Alma Ariella Tsany.

Perjalanan panjang telah dimulai. Sekarang, tinggal menunggu aksi mereka di tebing-tebing Meisan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar