Udara di Bandara Soekarno-Hatta Sabtu malam itu terasa berat. Kepergian tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, UNIFIL, meninggalkan duka yang dalam. Bukan hanya bagi keluarga, tapi bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Di sela-sela kesibukan, ia menyampaikan perasaan kehilangan yang amat besar.
"Jadi kami hari ini berduka. Tiga anggota kita gugur. Untuk tiga orang ini kami sangat kehilangan," ucapnya, suaranya terdengar penuh penghargaan.
Ia menegaskan, ketiganya bukan prajurit biasa. Mereka adalah hasil seleksi ketat, putra-putra terbaik bangsa yang diutus untuk mewakili Indonesia di kancah dunia.
"Mereka adalah putra-putra terbaik kami yang kami pilih untuk berangkat dalam penugasan peacekeeping," tutur Maruli.
Sayangnya, kabar duka itu belum sepenuhnya jelas. Masih ada laporan lain yang membuat hati semakin cemas. Beberapa prajurit lainnya dikabarkan terluka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisi mereka bagaimana, belum bisa dipastikan.
Artikel Terkait
Pasukan Israel Hancurkan 17 Kamera Pengawasan PBB di Lebanon Selatan
Dua Remaja Jogja Bacok Saat Duel Gladiator Syarat Keluar dari Geng Motor
Presiden Prabowo Cium Bayi Prajurit TNI Gugur di Lebanon Saat Beri Penghormatan Terakhir
Trump Ultimatum Iran: Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Neraka