Dinasti Qian Kembali: Gelombang Kepulangan Ilmuwan Matematika Top ke China

- Rabu, 19 November 2025 | 14:18 WIB
Dinasti Qian Kembali: Gelombang Kepulangan Ilmuwan Matematika Top ke China
Kepulangan Ilmuwan Matematika ke Tanah Air

Dinasti Ilmuwan Qian Kembali Berkontribusi untuk China

Matematikawan ternama Qian Hong memutuskan mengakhiri karier 40 tahun di Amerika Serikat untuk bergabung dengan Westlake University, melanjutkan warisan keluarga Qian yang legendaris dalam dunia sains China.

Dalam perpindahan yang menggemparkan komunitas akademik, Professor Qian Hong meninggalkan posisinya di University of Washington untuk memimpin Centre for Interdisciplinary Studies di Westlake University, Hangzhou. Keputusannya ini menandai babak baru dalam tradisi keluarga Qian yang telah berjasa membangun fondasi sains modern China.

Warisan Keluarga Ilmuwan

Klan Qian telah menjadi pilar dalam perkembangan sains China selama beberapa generasi. Kakek Qian Hong, Qian Baojun, merupakan pelopor yang membangun program serat kimia pertama di China setelah menimba ilmu di Inggris tahun 1930-an.

Dinasti intelektual ini juga mencakup Qian Xuesen, bapak program roket China, dan Qian Sanqiang yang berjasa dalam pengembangan penelitian atom. Namun selama beberapa dekade, banyak ilmuwan terbaik keluarga Qian memilih berkarir di Amerika Serikat.

Matematikawan Prestisius Ikut Pulang

Gelombang kepulangan ilmuwan tidak hanya mencakup Qian Hong. Matematikawan brilian Wu Meng juga memutuskan kembali ke China setelah karir internasional yang gemilang.

Wu Meng mengukir nama dengan memecahkan dugaan Furstenberg yang telah membingungkan matematikawan selama lebih dari setengah abad. Karyanya yang terbit di Annals of Mathematics pada 2019 membuktikan bahwa angka tidak dapat tampak "sederhana dan teratur" secara bersamaan dalam dua sistem representasi yang berbeda.

Penghargaan Bergengsi dan Perjalanan Akademis

Pemecahan teka-teki matematika ini mengantarkan Wu meraih ICCM Best Paper Award 2023, penghargaan tertinggi bagi matematikawan keturunan Tionghoa. Prestasinya semakin diakui dengan Frontiers of Science Award yang diterimanya bulan Juli lalu.

Perjalanan akademis Wu mencakup pendidikan di University of Picardy Jules Verne, Prancis, posisi postdoktoral di Hebrew University of Jerusalem, dan karir akademis di University of Oulu, Finlandia. Kini ia telah resmi bergabung sebagai profesor penuh di Hunan University.

Spesialisasi dan Kontribusi

Bidang riset utama Wu Meng adalah teori ergodik, khususnya ekspansi angka dalam berbagai basis. Bidang ini menggambarkan kompleksitas matematika di mana hal-hal yang tampak jelas membutuhkan pembuktian yang sangat ketat.

Kepulangan kedua ilmuwan ini menandai tren positif dalam upaya China menarik kembali talenta terbaiknya dari luar negeri, sekaligus mengembalikan tradisi keluarga Qian dalam berkontribusi untuk pengembangan sains di tanah air.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar