Suzuki Inovasi: Ubah Baterai Hybrid Bekas Jadi Lampu Jalan Tenaga Surya
Suzuki Motor Corporation (SMC) memimpin inovasi ekonomi sirkular di industri otomotif dengan program daur ulang baterai hybrid bekas. Perusahaan mengubah limbah baterai dari mobil hybrid menjadi pusat penyimpanan energi untuk tiang lampu jalan bertenaga surya.
Kriteria Baterai Hybrid Bekas yang Didaur Ulang
Tim Suzuki melakukan proses kurasi ketat untuk memastikan baterai bekas yang digunakan tetap layak pakai. Baterai yang dipilih berasal dari mobil scrap dengan kapasitas kesehatan baterai (battery health) minimal 90 persen. Standar ini menjamin efektivitas penggunaan sumber daya dan keandalan sistem.
Spesifikasi dan Kapasitas Penyimpanan Energi
Setiap unit baterai yang digunakan memiliki daya 12 volt 3 Ah (sekitar 36 Wh). Untuk satu tiang lampu jalan, Suzuki menggabungkan 10 unit baterai bekas yang menghasilkan total kapasitas penyimpanan energi sebesar 360 Wh.
Cara Kerja Lampu Jalan Tenaga Surya Suzuki
Sistem ini dirancang bekerja secara otomatis dengan sensor cahaya terintegrasi. Panel surya akan menyerap energi matahari siang hari untuk mengisi baterai. Ketika sensor mendeteksi cahaya berkurang di malam hari, lampu secara otomatis menyala dan dapat beroperasi sepanjang malam dari matahari terbenam hingga terbit kembali.
Implementasi dan Rencana Masa Depan
Saat ini sudah terpasang 18 tiang lampu di area Kantor Pusat Suzuki Motor Corporation dan 1 unit di daerah Iwata. Ke depan, Suzuki berencana berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengimplementasikan sistem ini secara lebih masif, sekaligus mendukung transisi energi berkelanjutan.
Inisiatif daur ulang baterai hybrid bekas ini sejalan dengan komitmen Suzuki dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan mengimplementasikan slogan 'By Your Side' yang diperkenalkan di Japan Mobility Show 2025.
Artikel Terkait
Persediaan Minyak Global Anjlok 200 Juta Barel Akibat Konflik Timur Tengah, Level Terendah dalam Delapan Tahun
ADB Desak Jepang dan Negara Asia Alihkan Subsidi BBM Hanya untuk Kelompok Rentan
Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina untuk Hadiri KTT ke-48 ASEAN
Pesawat Tanker Militer AS Kirim Sinyal Darurat di Atas Teluk Persia, Kontak Hilang di Wilayah Qatar