Pemprov DKI Pastikan Renovasi 6 Pasar di Jakarta Tetap Berjalan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan program renovasi enam pasar milik Perumda Pasar Jaya akan terus dilaksanakan. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat peran pasar tradisional yang menjadi pusat perekonomian rakyat Jakarta.
Pernyataan ini disampaikan Pramono Anung pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Ia menegaskan bahwa program revitalisasi pasar merupakan prioritas dalam meningkatkan kualitas pasar tradisional di Ibu Kota.
Komitmen Revitalisasi Pasar Tradisional
Pramono Anung menjelaskan, "Kami memiliki program untuk memulai renovasi pasar-pasar yang ada. Saat ini sudah ada enam pasar yang akan segera kami revitalisasi, terdiri dari tiga pasar sebelumnya ditambah tiga pasar lagi."
Gubernur juga meminta Perumda Pasar Jaya untuk terus menyiapkan desain dan perencanaan yang matang agar pasar tidak becek, lebih rapi, dan lebih nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Modernisasi Tanpa Hilangkan Identitas
Manager Hubungan Masyarakat Perumda Pasar Jaya, Fahrizal Irfan, menyatakan komitmennya dalam memperkuat peran pasar tradisional. Revitalisasi dan pembangunan pasar dilakukan tanpa menghilangkan identitas asli pasar tradisional.
"Kami berupaya menjadikan pasar yang direvitalisasi sebagai pusat ekonomi rakyat yang modern tanpa kehilangan jati diri," ujar Fahrizal.
Capai-an Revitalisasi Pasar 2023-2025
Perumda Pasar Jaya telah mencatat progres signifikan dalam periode 2023-2025. Pihaknya telah menyelesaikan pengecatan eksterior pada 67 pasar, serta melakukan revitalisasi dan pembangunan di 12 pasar yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.
Fahrizal menambahkan bahwa upaya revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan. Peningkatan juga dilakukan pada fasilitas penunjang seperti:
- Area parkir yang memadai
- Sistem drainase yang baik
- Sanitasi yang lebih higienis
- Sarana prasarana umum
- Penataan kios yang rapi dan representatif
Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan pasar tradisional di Jakarta dapat menjadi pusat perekonomian rakyat yang modern, nyaman, dan tetap mempertahankan karakteristik khas pasar tradisional Indonesia.
Artikel Terkait
Pemerintah Hentikan Impor Solar per April 2026 Usai Kilang RDMP Balikpapan Beroperasi Penuh
Mahfud MD: KPRP Dorong Polri Bertransformasi Menjadi Polisi Sipil yang Protagonis
Batas Pelaporan SPT Tahunan Berakhir, DJP Terapkan Denda Otomatis Rp100 Ribu via Coretax
Mendikdasmen Buka Suara soal Nasib Guru Non-ASN yang Terancam Mengajar di Sekolah Negeri Mulai 2027