Saepul Rohman mengatakan dirinya mendapat keterangan bahwa korban sering mendapat perlakuan tidak pantas dilakukan oleh pemilik pondok pesantren tersebut.
"Bahkan sering diajak nonton film p*rno saat kegiatan belajar mengajar," imbuhnya.
Ia mengabarkan dari perlakuan pemilik pondok pesantren tersebut membuat para korban tidak berani melaporkan dugaan pencabulan kepada orang tua mereka
Sumber : tvOne
Artikel Terkait
Wuling Almaz Darion Terungkap di PDKI, Siap Ramaikan Pasar SUV Indonesia
Matcha: Dari Upacara Teh Jepang Hingga Simbol Gaya Hidup Gen Z
Menkeu Tegaskan Dana Bencana Sumatera Tak Dipotong, Tapi Minta Daerah Pakai Sisa Kas Dulu
Seribu Magister Diterjunkan ke Kawasan Transmigrasi, Targetkan Kemajuan Berbasis Riset