Polisi akhirnya mengamankan tujuh orang yang diduga sebagai pelaku pencurian besi pelindung tiang pancang di Jembatan Suramadu. Kasus ini berhasil diungkap setelah petugas melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian.
Menurut sejumlah saksi, aksi itu berlangsung pada dini hari. Ada laporan dari warga yang melihat aktivitas mencurigakan dari sebuah perahu nelayan tepat di bawah jembatan penghubung Surabaya dan Madura itu. Waktunya sekitar pukul tiga pagi.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan hal itu.
"Masyarakat melaporkan aktivitas perahu nelayan sekitar jam 3 dini hari dibawah jembatan Suramadu," kata Agung.
Mendapat laporan, petugas Satpolairud segera bergerak ke lokasi. Namun begitu mendekat, para pelaku rupanya sudah menyadari kehadiran mereka. Aksi pencurian langsung dihentikan, lalu mereka berusaha kabur. Tapi upaya itu tak berhasil. Ketujuh orang itu akhirnya berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pencurian material konstruksi seperti ini jelas membahayakan. Di sisi lain, ini juga menunjukkan betapa beraninya para pelaku beroperasi di area yang sebenarnya ramai dilintasi. Jembatan Suramadu bukanlah tempat sepi, namun mereka nekat melakukannya di kegelapan dini hari.
Artikel Terkait
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Jakarta, Dijadwalkan Bertemu Prabowo di Istana
Menkeu Minta Diberitahu Jika Ada Lelang Aset BPA, Ingin Ikut Dapat Harga Murah
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bos Maktour sebagai Saksi Korupsi Kuota Haji
Amad Diallo Bawa Pantai Gading Kalahkan Ekuador 1-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026