Kapolri Safari Ramadan di Jateng, Pererat Silaturahmi dengan Tokoh dan Masyarakat

- Senin, 16 Maret 2026 | 18:25 WIB
Kapolri Safari Ramadan di Jateng, Pererat Silaturahmi dengan Tokoh dan Masyarakat

Senin sore itu, Mapolda Jawa Tengah di Semarang ramai bukan main. Lantunan hadrah menyambut kedatangan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta rombongan. Ini bukan kunjungan biasa, melainkan Safari Ramadan yang bertujuan mengeratkan silaturahmi antara Polri, para tokoh, dan masyarakat di bulan yang suci.

Kehadiran Sigit disambut hangat. Di lokasi sudah menunggu Sekda Provinsi Jateng Sumarno dan segenap jajaran Forkopimda. Mulai dari Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Achiruddin Darojat, hingga Ketua DPRD Jateng Sumanto. Mereka tidak sendirian. Ruangan itu juga dipadati oleh wajah-wajah lain: para ulama, rektor universitas, perwakilan serikat pekerja, aktivis LSM, mahasiswa, bahkan komunitas ojek online. Semua hadir.

Dari Mabes Polri, Sigit didampingi sejumlah pejabat tinggi. Tampak antara lain Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan, Astamaops Komjen Mohamad Fadil Imran, As SDM Irjen Anwar, Kadivhumas Irjen Johnny Eddizon Isir, dan Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho.

Acara pun dimulai. Indonesia Raya berkumandang, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Quran. Usai sambutan dari Kapolda Ribut, momentum haru terselip ketika Kapolri secara simbolis menyerahkan tali asih kepada perwakilan anak yatim. Sebanyak 150 paket santunan telah disiapkan, sebuah bentuk kepedulian nyata untuk berbagi kebahagiaan di Ramadan tahun ini.

Mengambil alih podium, Kapolri Sigit menyampaikan kata-katanya.

"Hari ini kami didampingi Pejabat Utama Mabes Polri bisa melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di wilayah Jawa Tengah. Alhamdulillah, bisa bertemu dengan Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian," ujarnya.

"Ini bagian dari upaya kita terus menjaga tali silaturahim yang sudah terbangun. Harapan kita, di bulan penuh berkah ini, sinergitas dan kehangatan Ramadan semakin memperkuat persaudaraan di antara kita semua," sambung Sigit.

Suasana makin khidmat ketika tausiyah disampaikan oleh KH Achmad Chalwani. Menjelang azan magrib, KH Abdul Ghafar Rozin memimpin doa berbuka puasa, yang kemudian menjadi pembuka untuk buka puasa bersama.

Pertemuan itu akhirnya berlangsung dalam nuansa kekeluargaan yang kuat. Sebuah malam di Semarang yang merajut kembali ikatan antara penegak hukum, pemuka agama, dan seluruh lapisan masyarakat. Semuanya terasa hangat dan penuh makna.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar